Proses Desinfeksi Tingkat Tinggi (DTT) dengan Cara Rebus dan Uap Panas
Oleh : Bidan Rina Widyawati
Merebus dan mengukus merupakan metoda dari desinfeksi tingkat tinggi yang paling sederhana dan terpercaya, namun desinfektan kimia dapat juga dipakai. Efek desinfeksi tingkat tinggi ini hanya dapat dipertahankan dalam jangka waktu 1 minggu. Lebih dari itu perlu didesinfeksi kembali sebelum digunakan.
DTT dengan Cara Merebus
- Gunakan panci dengan penutup yang rapat.
- Ganti air setiap kali mendisinfeksi peralatan.
- Rendam peralatan didalam air sehingga semuanya terendam dalam air.
- Mulai panaskan air.
- Mulai hitung waktu saat air mulai mendidih.
- Jangan tambahkan benda apapun ke dalam air mendidih setelah penghitungan waktu dimulai.
- Rebus selama 20 menit.
- Catat lama waktu perebusan peralatan di dalam buku khusus.
- Biarkan peralatan kering dengan cara diangin-anginkan sebelum digunakan atau disimpan (jika peralatan dalam keadaan lembab maka keadaan disinfeksi tingkat tinggi tidak terjaga).
- Pada saat peralatan kering, gunakan segera atau simpan dalam wadah disinfeksi tingkat tinggi dan berpenutup. Peralatan bisa disimpan sampai satu minggu asalkan penutupnya tidak dibuka.
Disinfeksi Tingkat Tinggi Sarung Tangan dengan menggunakan Uap Panas
Setelah sarung tangan didekontaminasi dan dicuci, maka sarung tangan ini siap untuk DTT menggunakan uap panas (jangan ditaburi dengan bubuk talk).
1. Gunakan panci perebus dengan tiga susun nampan pengukus.
2. Gulung bagian atas sarung tangan sehingga setelah DTT selesai sarung tangan dapat dipakaikan tanpa membuat terkontaminasi baru.
- Letakkan sarung tangan pada nampan pengukus yang berlubang dibawahnya. Agar mudah dikeluarkan dari bagian atas nampan pengukus, letakkan 5-15 pasang sarung tangan dengan bagian jarinya mengarah ke tengah nampan. Agar proses DTT berjalan efektif, harap perhatikan jumlah maksimal sarung tangan dalam satu nampan (tergantung dari diameter nampan).
- Ulangi proses tersebut hingga semua nampan pengukus terisi sarung tangan. Susun tiga nampan pengukus di atas panci perebus yang berisi air. Letakkan sebuah panci perebus kosong di sebelah kompor.
- Letakkan penutup diatas nampan pengukus paling atas dan panaskan air hingga mendidih. Jika air mendidih perlahan, hanya sedikit uap air yang dihasilkan dan suhunya mungkin tidak cukup tinggi untuk membunuh mikroorganisme. Jika air mendidih terlalu cepat, air akan menguap dengan cepat dan ini merupakan pemborosan bahan bakar.
- Jika uap mulai keluar dari celah-celah diantara panci pengukus, mulailah penghitungan waktu. Catat lamanya pengukusan sarung tangan dalam buku khusus.
- Kukus sarung tangan selama 20 menit, buka tutup panci dan letakkan dalam posisi terbalik.
- Angkat nampan pengukus paling atas yang berisi sarung tangan dan goyangkan perlahan-lahan agar air yang tersisa pada sarung tangan dapat menetes keluar.
- Letakkan nampan pengukus diatas panci perebus yang kosong di sebelah kompor.
- Ulangi langkah tersebut hingga semua nampan pengukus yang berisi sarung tangan tersusun diatas panci perebus yang kosong. Letakkan penutup diatasnya agar sarung tangan menjadi dingin dan kering tanpa terkontaminasi (tuang air perebus ke dalam wadah DTT).
- Biarkan sarung tangan kering dengan diangin-anginkan sampai kering di dalam nampan selama 4-6 jam. Jika diperlukan segera, biarkan sarung tangan menjadi dingin selama 5-10 menit dan kemudian gunakan dalam waktu 30 menit pada saat masih basah atau lembab (setelah 30 menit bagian jari sarung tangan akan menjadi lengket dan membuat sarung tangan sulit dipakai atau digunakan).
- Jika sarung tangan tidak akan dipakai segera, setelah kering gunakan penjepit atau pinset disinfeksi tingkat tinggi untuk memindahkan sarung tangan. Letakkan sarung tangan tersebut dalam wadah disinfeksi tingkat tinggi lalu tutup rapat (sarung tangan bisa disimpan didalam panci pengukus yang berpenutup rapat). Sarung tangan tersebut bisa disimpan sampai satu minggu.
Peralatan untuk pemrosesan DTT ini bisa didapatkan di TokoAlkes Jl. Pasir kaliki no. 239B (depan RSHS), atau bisa menghubungi telp 0851 0117 9366 SMS : 0822 144 623 86, BBM : 7F8B61CD, WA : 0822 144 623 86.
Sumber :
- Buku Keterampilan Dasar Praktik Klinik Kebidanan
Incoming search terms:
- dtt alat rebus
- DTT dengan cara merebus
- merebus alat dtt
