022 2032522
0822 144 623 86
D38FBC35
tokoalkes.com
Menu

( pcs)
jmlBarangBerat (Kg)Total
keranjang anda kosong
0 0,00Rp 0
Selesai Belanja
Rp 58.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangBuku Ishihara Untuk Pemeriksaan Buta Warna
Harga Rp 58.000
Lihat Detail
Rp 7.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangPlester Winner Ukuran 1.25 cm x 4.5 m
Harga Rp 7.000
Lihat Detail
Rp 17.900
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangMasker 3 Ply Karet Golden Gloves (Box isi 50)
Harga Rp 17.900
Lihat Detail
Rp 17.500
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangMasker 3 Ply Tali Golden Gloves (Box isi 50)
Harga Rp 17.500
Lihat Detail

Prosedur Pemberian Obat Melalui Intramuskuler (Suntik IM)

Friday, September 12th 2014.

Oleh : Bidan Rina Widyawati

Suntikkan intramuskuler adalah suatu prosedur memberikan obat melalui suntikan kedalam jaringan otot, yang dapat dilakukan pada otot bokong (1/3 bagian dari spina iliaka anterior superior), otot paha bagian luar (yaitu 1/3 tengah paha sebelah luar), atau pada otot pangkal lengan. Prinsip dalam melakukan suntikan

intramuskuler adalah mempertahankan teknik aseptik, karena pasien berisiko terhadap infeksi manakala jarum suntik menusuk kulit.

obat suntik sifilis

Prinsip penyuntikkan intamuskuler

Terdapat beberapa prinsip dalam melakukan penyuntikkan intamuskuler, yaitu :

  1. Pastikan obat tidak kadaluarsa dan masih dalam keadaan baik serta sesuai dengan kebutuhan ( Tepat : Obat, dosis, waktu )
  2. Perhatikan teknik anti septik selama proses pemberian suntikan intramuskuler.
  3. Jagalah kesterilan alat dan bahan yang digunakan.
  4. Pastikan lokasi/ daerah penyuntikan benar.
  5. Lakukan teknik pembuangan sampah/limbah bekas pakai sesuai prosedur.

Alat yang digunakan dalam penyuntikkan intamuskuler :

  1. Spuit disposibel (ukuran disesuaikan dengan jumlah obat yang akan diberikan)
  2. Bak instrumen
  3. Kartu obat/buku obat
  4. Bengkok.

Bahan yang disediakan adalah :

  1. Kapas / kasa antiseptik
  2. Obat dalam vial
  3. Baskom berisi larutan klorin 0,5 %.

Perlengkapan yang harus tersedia adalah :

  1. Tempat sampah medis
  2. Handuk/lap tangan sekali pakai.

Setelah alat, bahan dan perlengkapan sudah tersedia selanjutnya lakukan prosedur tindakan.

Prosedur penyuntikkan intramuskuler :

  1. Melakukan informed consent sebelum melakukan tindakan. Sapa pasien dengan ramah dan beritahukan tujuan pemeriksaan.
  2. Menyiapkan alat dan bahan secara berurutan. Alat dan bahan disusun sesuai tahapan penggunaan.
  3. Mengatur posisi pasien. Privacy pasien dijaga dan pasien ditempatkan senyaman mungkin.
  4. Mencuci tangan dengan sabun cair dan air mengalir. Melepaskan semua perhiasan sebelum mencuci tangan da dilakukan sebersih mungkin termasuk di bagian sela-sela jari.
  5. Memasang sarung tangan. Pasang sarung tangan sesuai dengan ukuran tangan.
  6. Menyiapkan dan membersihkan daerah suntikan dengan kapas DTT. Dibersihkan dengan cara memutar dari arah dalam ke arah luar.
  7. Meregangkan kulit, menusukkan jarum tegak lurus dari kulit sampai jarum masuk ke dalam otot sepanjang jarum. Lakukan dengan hati-hati dan jangan ragu-ragu
  8. Melakukan aspirasi lalu memasukkan obat. Tidak ada darah yang terhisap keluar, jika ada darah tarik jarum, ulang dari persiapan obat.
  9. Mencabut jarum suntik dengan cepat. Setelah jarum suntik dicabut, tekan bekas suntikan dengan kapas DTT.
  10. Merapikan pasien. Membantu pasien untuk mengenakan pakaiannya.
  11. Menghisap larutan klorin 0,5%. Hisap larutan klorin 0,5% ke dalam tabung sebanyak 3 kali.
  12. Membereskan alat-alat. Tabung dan tutup jarum suntik dipisah dan dibuang ke tempat sampah khusus.
  13. Melepaskan sarung tangan dan merendam larutan klorin 0,5% selama 10 menit. Celupkan sarung tangan ke dalam larutan klorin 0,5% sebelum dilepaskan, lepaskan sarung tangan dengan cara terbalik.
  14. Mencuci tangan dengan sabun cair dan air mengalir. Mencuci tangan sesuai dengan prosedur pencegahan infeksi.
  15. Mengobservasi pasien selama 30 menit pasca tindakan. Perhatikan apakah terdapat tanda-tanda alergi ataupun reaksi anafilaktik.
  16. Dokumentasikan semua tindakan yang sudah dilakukan.Syok anafilaktik merupakan reaksi berat terhadap protein asing, baik yang berasal dari obat-obatan, serangga, ataupun makanan. Syok anafilaktik merupakan kegawatdaruratan dan karena itulah penanganan segera harus perlu dilakukan untuk mencegah kematian.

Peralatan suntik intramuskuler ini bisa didapatkan di TokoAlkes Jl. Pasir kaliki no. 239B (depan RSHS), atau bisa menghubungi SMS / WhatsApp : 0822 144 623 86 / 081 12 2345 05, BBM : 7F8B61CD / 52B65C54.

 

Sumber :

  • Buku Keterampilan Dasar Praktik Klinik

 

Incoming search terms:

  • cara penyuntikan im di bokong
  • lokasi penyuntikan im di bokong
  • cara menyuntik kb di bokong
  • cara injeksi im di bokong
  • cara menyuntik im di bokong
  • lokasi suntik im di bokong
  • cara suntik im
  • injeksi IM
  • cara injeksi im
  • cara menyuntik IM

Produk terbaru

Rp 330.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangImplant Kit Standar Renz
Harga Rp 330.000
Lihat Detail
Rp 30.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangDermafix Plester Non Woven 10 x 20 cm
Harga Rp 30.000
Lihat Detail
Rp 280.000
habis
Rp 6.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangJugang Khitan
Harga Rp 6.000
Lihat Detail
Rp 4.500
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangUrine Bag T Valve One Med
Harga Rp 4.500
Lihat Detail
Rp 437.000 518.000
habis
Rp 12.500
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangCelana Sunat Atau Khitan Harga Murah
Harga Rp 12.500
Lihat Detail