Pemeriksaan Protein Urine dengan Metode Sederhana
Pemeriksaan protein urine pada ibu hamil khususnya sangat perlu untuk mendeteksi preeklampsia. Preeklampsia adalah penyakit dengan tanda-tanda hipertensi, edema dan protein urine yang timbul akibat kehamilan. Penyakit ini dapat diidentifikasi pada usia kehamilan trimester dua.
Pemeriksaan protein urine sangat perlu untuk ibu hamil bila dicurigai mengalami tanda-tanda dari preeklampsia. Dikhawatirkan ibu hamil tersebut telah mengalami preeklampsia ringan ataupun berat. Dari hasil pemeriksaan ini dapat dilakukan penangnan dini pada ibu hamil yang ditujukan untuk mencegah timbulnya masalah potensial yaitu eklampsia.
Penetapan kadar protein dalam pemeriksaan ini biasanya dinyatakan dengan positif (+) atau negatif (-) bergantung pada kekeruhan yang timbul saat pemeriksaan. Kekeruhan tersebut menjadi ukuran kadar protein yang terkandung didalam urine.
Peralatan dalam pemeriksaan protein urine
Peralatan yang perlu disiapkan dalam pemeriksaan protein urine ini adalah :
- Tabung reaksi
- Lampu spirtus
- Botol urine
- Corong
- Penjepit tabung
- Celemek
- Hand scoon
- Tempat sampah
- Bengkok
- Spuit 5 cc
- Rak tabung reaksi
- Reagen Bang
- Tissue
- Larutan Chlorin 0,5 %
- Kertas saring
- Korek api
- Spirtus
Terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan pemeriksaan protein urine, yaitu:
- Patuhi prosedur pekerjaan.
- Bertindak hati-hati pada saat melakukan tindakan.
- Periksalah terlebih dahulu setiap fungsi dan kegunaan peralatan yang akan dipergunakan.
- Letakkan peralatan pada tempat yang terjangkau oleh petugas.
- Perhatikan keadaan umum pasien selama melakukan prosedur.
- Perhatikan teknik septik dan antiseptik.
- Gunakan sarung tangan, perlengkapan pelindung pribadi (masker, dan celemek untuk melindungi diri dari percikan yang dapat mengkontaminasikan dan menyebarkan penyakit.
Langkah dalam melakukan pemeriksaan protein urine dengan metode sederhana adalah sebagai berikut :
- Siapkan dan susun peralatan yang akan digunakan. Periksa keadaan peralatan dalam keadaan baik dan susun secara ergonomis.
- Informasikan tindakan yang akan dilakukan dan beri dukungan emosional pada ibu. Pastikan pasien mengerti dengan informasi tindakan yang diberikan dan ibu semangat dalam menghadapi persalinannya.
- Mencuci tangan. Gunakan teknik 7 langkah dan dibawah air mengalir serta keringkan dengan handuk pribadi.
- Gunakan handscoon bersih.
- Sediakan 2 tabung reaksi bersih dan kering dalam rak tabung.
- Isi kedua tabung tersebut masing-masing dengan 5 ml urine.
- Isi tabung kedua dengan reagen bang sebanyak 0,5 ml, kocok secara homogen.
- Nyalakan lampu spirtus,kemudian bakar tabung kedua di atas nyala api dengan menggunakan penjepit tabung sampai akan mendidih antara 1-2 menit.
- Begitu larutan mendidih segera angkat, dan disimpan dalam rak tabung reaksi biarkan selama 5 menit.
- Amati hasilnya dan bandingkan dengan tabung kesatu
Hasil Pembacaan :
a. (-) : Bila larutan jernih
b. (+) : Bila larutan keruh
c. (++) : Bila larutan keruh berbutir
d. (+++) : Bila larutan membentuk awan
e. (++++) : Menggumpal - Lepaskan handscoon secara terbalik dan rendam dalam larutan clorin 0,5%.
- Cuci tangan dibawah air mengalir dengan menggunakan teknik 7 langkah.
- Dokumentasi. Tuliskan hasil pemeriksaan.
Peralatan pemeriksaan protein urine dengan metode sederhana ini bisa didapatkan di TokoAlkes Jl. Pasir kaliki no. 239B (depan RSHS), atau bisa menghubungi SMS / WhatsApp : 0822 144 623 86 / 081 12 2345 05, BBM : 7F8B61CD / 52B65C54.
Oleh : Bidan Rina Widyawati
Sumber :
- Buku Keterampilan Dasar Praktik Klinik
Incoming search terms:
- pemeriksaan protein urine
- Pemeriksaan protein urin
- cara pemeriksaan protein urine sederhana
- pemeriksaan protein urine pada ibu hamil
- cara pemeriksaan protein urine
- Cara cek protein urine
- pemeriksaan urine protein
- cara mengecek protein urin
- tes sederhana pemeriksaan protein urin
- prosedur pemerksaan protein urin murah

