Apa Saja Gejala Kutil Kelamin Atau Kondiloma Akuminata
Infeksi HPV sekarang dianggap infeksi Penyakit Menular Seksual (PMS) yang paling umum di dunia. Lebih dari 6 juta orang terinfeksi HPV setiap tahunnya di Amerika Serikat, dan sekitar 50 % dari mereka yang terinfeksi adalah antara usia 15 dan 25. Infeksi HPV umum biasanya tidak mengarah pada pengembangan gejala kutil kelamin atau kanker. Bahkan sebagian besar orang yang terinfeksi dengan HPV tidak memiliki gejala sama sekali. Penentuan apakah seseorang terinfeksi HPV atau tidak harus melibatkan tes yang mengidentifikasi materi genetik (DNA) virus. Penderita HPV tanpa gejala kutil kelamin (mereka yang tidak memiliki kutil HPV) masih mampu menyebarkan infeksi kepada orang lain melalui kontak seksual.
Di negara maju, skrining dan pengobatan dini pada prakanker serviks telah secara dramatis mengurangi timbulnya kanker serviks. Di negara-negara berkembang yang tidak memiliki infrastruktur medis untuk menerapkan sistem skrining, munculnya kanker serviks akibat infeksi HPV jauh lebih tinggi. Kanker serviks diderita sekitar 500.000 perempuan setiap tahun di seluruh dunia. Ia adalah kanker yang paling umum membunuh wanita.
Apa saja gejala kutil kelamin ?
Dalam banyak kasus kutil kelamin tidak menimbulkan gejala kutil kelamin apapun, tetapi biasanya timbul rasa gatal, terbakar, atau kulit menjadi lebih lembut dari biasanya yang dapat menyebabkan iritasi lokal tergantung pada lokasi infeksi. Bila gejala kutil kelamin awal dibiarkan maka akan timbul benjolan kecil, lembut. Benjolan ini bisa berkumpul menjadi satu dan berbentuk seperti jengger ayam atau kembang kol di sekitar vagina, penis atau anus. Kadang-kadang kutil dapat tumbuh jauh di dalam vagina atau anus sehinga anda tidak dapat melihat atau merasakannya.
Sebagian besar orang tidak memiliki gejala kutil kelamin dan tidak tahu telah terinfeksi. Beberapa orang lain mengalami gejala yang sangat mengganggu sepert gatal-gatal atau nyeri di sekitar daerah kelamin. Nyeri ini dapat berubah menjadi rasa sakit saat berhubungan seksual atau kontak langsung dengan kulit. Wanita yang memiliki kutil kelamin dalam vagina mungkin akan mengalami perdarahan saat berhubungan seksual atau timbul keputihan yang abnormal.
Pada beberapa kasus, kutil kelamin juga dapat muncul di mulut, bibir, lidah, langit-langit mulut atau tenggorokan. Kutil kelamin biasanya berkembang 6 minggu sampai 6 bulan setelah infeksi terjadi. Tapi bisa memakan waktu lebih lama. Pada kasus yang jarang terjadi, kutil dapat menyebabkan perdarahan atau obstruksi kemih jika ia menginfeksi saluran uretra.
Bagaimana infeksi HPV didiagnosis ?
Timbulnya benjolan bukan berarti ia adalah kutil kelamin. Infeksi penyakit lain yang juga menimbulkan benjolan seperti kutil sering dikira sebagai gejala kutil kelamin. Itulah sebabnya mengapa sangat penting untuk memeriksa benjolan yang anda miliki diperiksa oleh dokter penyakit kelamin atau rumah sakit agar segera dapat melakukan pengobatan kutil kelamin. Wasir, sifilis, dan penyakit lain dapat menyebabkan timbulnya benjolan yang tampak seperti gejala kutil kelamin. Pada beberapa kasus, kanker kulit tertentu juga dapat terlihat seperti kutil kelamin.
HPV kadang-kadang dapat dideteksi oleh perubahan yang muncul pada pemeriksaan Pap smear, karena pemeriksaan tersebut akan mengidentifikasi sel-sel abnormal yang terinfeksi yang mungkin dapat menyebabkan kanker. Ketika ditemukan sel yang abnormal, dokter akan melakukan pengujian lanjutan pada sampel untuk menentukan jenis apakah HPV yang ditemukan. HPV juga dapat dideteksi jika biopsi (dari kutil genital atau dari serviks uterus) dikirim ke laboratorium untuk analisis lebih lanjut.
Sumber http://penyakitkelamin.info


