Teknik Dalam Melakukan Up Hecting Buka Jahitan
Oleh : Bidan Rina Widyawati
Penatalaksanaan luka bertujuan meningkatkan proses penyembuhan jaringan dan juga untuk mencegah infeksi. Luka yang sering ditemukan bidan adalah luka yang bersih tanpa kontaminasi, misal luka insisi yang tertutup, luka yang melibatkan saluran kemih, misal SC di segmen bawah. Oleh karena itu bidan harus pula mengetahui dan terampil dalam melakukan perawatan luka pasca operasi.
Dalam Pengkajian luka harus memperhatikan kondisi klinis ibu, waktu, dan sifat operasi serta tampilan luka. Keputusan untuk membalut luka kembali juga harus mencakup keputusan apakah pembersihan luka merupakan tindakan yang diindikasikan. Dan bila luka perlu dibersihkan dan dibalut ulang, perawatan harus dilakukan dengan tehnik bersih, dengn air atau normal salin. Bila luka tampak terinfeksi, perlu dilakukan apusan dan rujukan.
Terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan pengangkatan jahitan, yaitu:
- Patuhi prosedur pekerjaan
- Bertindak lembut dan hati-hati pada saat melakukan tindakan
- Perhatikan keadaan umum klien pada saat perawatan luka
- Perhatikan kondisi alat sebelum bekerja untuk menilai kelayakan penggunaannya
- Letakkan peralatan pada tempat yang terjangkau dan sistematis oleh petugas
- Pusatkan perhatian pada pekerjaan serta kenyamanan klien
- Lakukan tindakan dengan tetap memeperhatikan prinsip aseptik dan antiseptik
Alat dan bahan yang harus disiapkan dalam melakukan pengangkatan jahitan adalah :
- Bak instrument kecil
- Handscoon steril
- Pinset anatomis
- Pinset cirurgis
- Gunting Benang
- Bengkok(Nierbekken)
- Gunting verband
- Tempat sampah medis
- Waskom plastic
- Tempat tidur pasien
- Meja alat/troli
- Lembar catatan
- Kassa steril
- Lidi Wotton
- Plester
- Larutan NaCl 0,9%
- Betadin dalam tempatnya
- Larutan klorin 0,5%
- Kapas alcohol dalam tempatnya.
Berikut prosedur dalam melakukan pengangkatan jahitan, yaitu:
- Jelaskan prosedur tindakan yang akan dilakukan. Sapa ibu dengan ramah dan pastikan ibu mengerti dengan informasi yang diberikan.
- Siapkan, susun dan dekatkan alat yang akan digunakan. Susun alat secara ergonomis.
- Atur posisi pasien senyaman mungkin. Pastikan posisi ibu dalam keadaan nyaman, penolong mudah melakukan tindakan.
- Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir lalu keringkan dengan handuk. Gunakan teknik cuci tangan tujuh langkah efektif.
- Buka bak instrument dan pakai handscoon. Pastikan sarung tangan tetap dalam keadaan steril.
- Buka plester dan kassa dengan menggunakan pinset. Sebelumnya plester diberi kapas beralcohol, dengan tujuan agar mudah dan tidak sakit pada saat plester dibuka. Angkat secara hati-hati (jangan sampai kulit ibu terjepit). Buang balutan ke dalam nierbekken.
- Kaji keadaan luka. Tekan daerah sekitar luka, lihat luka sudah kering/basah, keluar pus/cairan dari tempat luka serta penutupan kulit dan integritas kulit. Pastikan luka kering.
- Membersihkan luka dengan larutan garam faal. Gunakan kasa terpisah untuk setiap usapan membersihkan. Bersihkan luka dari area yang kurang terkontaminasi ke area terkontaminasi. Lakukan dengan menggunakan teknik satu arah. Kassa yang telah digunakan dibuang ke dalam nierbekken.
- Angkat jahitan dengan menarik simpul jahitan sedikit ke atas, kemudian gunting benang dan tarik dengan hati-hati.
- Berikan betadine. Gunakan kassa baru untuk menggeringkan. Keringkan luka dari daerah yang kurang terkontaminasi ke area terkontaminasi. Kemudian kassa dibuang dalam nierbekken.
- Tutup luka dengan kassa steril dan memasang plester. perhatikan serat kassa jangan ada yang menempel pada luka. Plester dipasang dengan erat agar tidak mudah terbuka.
- Rapikan pasien, lingkungan dan bersihkan peralatan. Rapikan dan Bantu ibu memperbaiki pakaiannya sehingga ia merasa nyaman. Bereskan peralatan yang telah digunakan Dan buang semua bahan yang telah digunakan.
- Lepas sarung tangan sebelumnya cuci dan Rendam peralatan yang telah digunakan dalam larutan klorin 0,5%. Melepas sarung tangan dengan teknik PI. Rendam peralatan yang telah digunakan dalam larutan klorin 0,5% selama 10 menit untuk dekontaminasi sebelum dicuci.
- Cuci tangan di bawah air mengalir dan keringkan dengan handuk. Gunakan teknik cuci tangan tujuh langkah efektif.
- Dokumentasikan tindakan yang telah dilakukan. Perhatikan prinsip pendokumentasian yang benar.
Peralatan Up Hecting ini bisa didapatkan di TokoAlkes Jl. Pasir kaliki no. 239B (depan RSHS), atau bisa menghubungi telp 0851 0117 9366 SMS : 0822 144 623 86, BBM : 7F8B61CD, WA : 0822 144 623 86.
Sumber : Buku Keterampilan Dasar Praktik Klinik Kebidanan


