Seputar Kehamilan
Oleh : Bidan Rina Widyawati
Mitos seputar Kehamilan
Pada masa kehamilan seringkali para ibu hamil mendengar desas-desus seputar kehamilan yang masih dipertanyakan kebenaranya, sehingga membuat ibu hamil menjadi bimbang. Berikut merupakan mitos seputar kehamilan yang sudah dipercayai oleh banyak orang, diantaranya :
- Berhubungan saat hamil bisa menyakiti bayi
Menurut Shari Brasner Seorang profesor kebidanan klinis, ginekologi, dan ilmu reproduksi di Mount Sinai School of Medicine di New York City dan anggota dewan penasihat ahli Kesehatan Wanita, mengatakan bahwa Hampir semua kasus, berhubungan saat hamil seharusnya tidak mempengaruhi bayi. Kecuali, jika posisi plasenta berada diantara serviks dan vagina atau si ibu berada pada risiko tinggi kelahiran prematur, maka berkonsultasilah dengan dokter sebelum melakukan hubungan intim. - Jika sudah pernah melahirkan caesar tidak bisa melahirkan normal
Menurut Bresner meskipun bukti menunjukkan kelahiran normal sedikit lebih berisiko dibanding mengulang prosedur caesar, kelahiran normal adalah pilihan yang wajar bagi perempuan. Ia menjelaskan lebih dalam bahwa hanya perlu membahas pro dan kontra dengan dokter sebelum proses persalinan dimulai. - Kehamilan terjadi selama sembilan bulan
Menurut studi tahun 2013 yang diterbitkan jurnal Human Reproduction. Waktu melahirkan tergantung dari usia, berat badan, berapa bobot Anda saat melahirkan, dan beberapa faktor lainnya. Oleh karena itu periode kehamilan bisa bervariasi di mana waktu kehamilan paling singkat yakni lima minggu. - Tak bisa lari saat hamil
Brasner mengatakan bahwa banyak hal yang bisa seorang wanita lakukan tergantung dari apa yang ia lakukan sebelum hamil. Jadi bagi wanita hamil tak perlu khawatir bayi akan lahir tiba-tiba saat tengah treadmill. Ibu hamil juga bisa melakukan latihan kardio yang dirancang khusus untuk trimester pertama, kedua, dan ketiga. - Jenis kelamin bayi pengaruhi bentuk perut
Faktanya: “Jenis kelamin bayi tidak ada hubungannya sama sekali dengan melihat bentuk perut ibunya. Jadi Anda tidak bisa mengatakan jenis kelamin bayi hanya dengan melihat ibunya,” kata Brasner. - Berat badan akan berkurang saat proses persalinan
Kenyataanya bahwa wanita hanya menurunkan empat sampai enam kg bobotnya, itupun sudah termasuk bayi dan air dalam tubuhnya. Meski kebanyakan wanita kehilangan berat badannya sepuluh sampai 14 kg setelah melahirkan, butuh waktu satu tahun untuk menurunkan sisanya. Di sisi lain, menyusui juga bisa mempercepat penurunan berat badan setelah hamil. - Sexually Transmitted Diseases (STD) akan di tularkan ke si bayi
Brasner mengatakan bahwa sebenarnya pengaruh itu tergantung Sexually Transmitted Diseases (STD) karena beberapa infeksi menular seksual bisa saja menginfeksi darah dan melewati plasenta, sedangkan yang lain hanya menimbulkan ancaman melalui kontak langsung. Tipe kedua ini mungkin bisa ditularkan saat persalinan normal hingga dokter merekomendasikan persalinan caesar. - Makan untuk dua orang
Pertumbuhan bayi dalam kandungan tidak membakar kalori sebanyak yang dipikirkan. Jikaibu hamil sudah makan dengan pola seimbang, menambah makanan selingan dua kali sehari (sekitar 300 kalori), itulah yang dibutuhkan. - Semua wanita bisa menyusui jika ia mau
Brasner mengatakan bahwa pada kondisi tertentu, misalnya pasca operasi payudara bisa membuat wanita sulit menyusui. Beberapa orang yang mengonsumsi obat untuk penyakit tertentu juga tidak disarankan untuk menyusui. Lebih baik, pelajari mengapa menyusui adalah cara terbaik dan bagaimana bisa mendapat dukungan saat tengah berjuang untuk menyusui. - Beberapa makanan dan intensitas kerja bisa berpengaruh pada jenis kelamin bayi
Menurut Brasner walau sibuk dan makan saus pedas agak banyak, itu tidak akan menyakiti bayi. Ada bukti, meskipun terbatas, yang menunjukkan bahwa setiap kegiatan atau makanan dipercaya bisa menstimulasi persalinan.
Tips Seputar Kehamilan Agar Hamil Lebih Nyaman
Seringkali masa kehamilan memberatkan si ibu hamil, karena pada masa ini terjadi perubahan yang signifikan baik secara fisik maupun non fisik terhadap ibu hamil. Perubahan tersebutlah yang menyebabkan ibu hamil merasa tidak nyaman, oleh karena itu penting mengetahui tips seputar kehamilan agar hamil menjadi lebih nyaman, diantaranya :
- Selama masa kehamilan terjadi perubahan fisik pada payudara
Payudara akan mengalami perkembangan untuk persiapan masa menyusui, Oleh karena itu, siapkan bra yang nyaman dan bisa mengakomodir kebutuhan, kenyamanan dan kesehatan payudara. - Jangan khawatir akan penampilan
Ibu yang sedang hamil biasanya akan memiliki rambut yang indah dan menawan selama 9 bulan tersebut. Bisa jadi karena asupan makanan dan vitamin yang dikonsumsi selama masa kehamilan. - Menghindari sulit tidur
Untuk menghindari susah tidur dan pegal-pegal, Anda bisa melakukan sedikit latihan olahraga saat sedang hamil. Dengan demikian Anda bisa merasakan tubuh yang lebih enerjik dan meringankan rasa kram, atau pegal. - Memiliki dokter terpercaya
Pastikan Anda mendapatkan dokter yang bisa diajak berkonsultasi dengan nyaman selama hamil. Karena ada banyak problem yang mungkin terjadi seperti pembengkakan, berat badan naik atau turun, perasaan saat hamil dan sebagainya. - Nikmati masa kehamilan
Berbagi pengalaman dengan sesama ibu hamil atau ibu-ibu yang sudah lebih dulu melahirkan. Kabari sahabat mengenai perkembangan kehamilan. Nikmati masa mesra dengan suami atau bahkan ketikan menikmati momen tidur siang atau memperdengarkan suara berkualitas untuk si kecil dalam janin.
Seputar Kehamilan NutrisiyYang Baik Bagi Ibu Hamil
Memperhatikan asupan makan bagi ibu hamil sangat begitu penting, karena karena nutisi yang diterkandung dalam makanan akan mempengaruhi tumbuh kembang anak dalam janin. Berikut merupakan nutrisi yang baik untuk ibu hamil :
- Perbanyak sayur dan buah
Memperbanyak mengonsumsi buah-buahan dan sayurankarena jenis makanan tersebut kaya akan vitamin dan mineral, selain itu pula mengandung antioksidan yang bermanfaat untuk menangkal masuknya radikal bebas ke dalam tubuh. Radikal bebas tersebut dapat mengganggu kesehatan ovarium, organ reproduksi dan lainnya. - Konsumsi makanan yang mengandung omega3
Omega 3 bermanfaat bagi pertumbuhan otak janin. Selain itu juga omega 3 dapat mencegah bayi lahir prematur, menurunkan risiko Ibu mengalami preeclampsia (tekanan darah tinggi saat hamil) dan depresi. Omega 3 banyak ditemukan dalam makanan laut, seperti udang, ikan tuna dan salmon. Namun, dalam memilih makanan laut perlu diperhatikan baik-baik karena ikan laut rentan terpapar zat merkuri yang membahayakan janin dan bagi Ibu yang memiliki alergi terhadap hidangan laut, tentunya harus menghindari hidangan ini, sebagai penggantinya, omega3 bisa di dapat dari jenis ikan lain seperti lele. Bisa juga mengonsumsi ikan ini sekitar 2 kali dalam seminggu. - Penuhi kebutuhan zat besi
Zat besi berguna untuk mencegah terjadinya peningkatan risiko anemia yang dapat membuat tubuh tidak bertenaga. Daging merah adalah salah satu sumber zat besi yang bagus untuk ibu hamil. Namun daging merah tersebut harus dimasak hingga benar-benar matang. Hal itu bertujuan agar semua bakteri dan kuman yang ada di dalamnya dapat mati. - Suplemen tambahan
Suplemen tambahan khusus pra-kehamilan hanya diperlukan jika kebutuhan akan nutrisi yang Ibu dapat dari sumber alami, dirasa belum cukup. Suplemen tambahan pun sebelumnya wajib dikonsultasikan dengan dokter, agar dosis yang didapatkan dapat benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan juga kondisi tubuh.
Sumber :
- health.detik.com,
- www.vemale.com


