Sakit Kepala, Nyeri Epigastrik, dan Penglihatan Kabur pada saat Kehamilan
Oleh : Bidan Rina Widyawati
a. Sakit kepala
- Sakit kepala bisa terjadi selama kehamilan dan sering merupakan ketidaknyamanan yang normal dalam kehamilan.
- Sakit kepala yang menunjukkan masalah serius adalah sakit kepala yang menetap dan tidak hilang setelah beristirahat.
- Kadang-kadang dengan sakit kepala yang hebat tersebut ibu mungkin merasa penglihatannya menjadi kabur atau berbayang.
- Sakit kepala dalam kehamilan adalah gejala dari pre-eklamsi.
b. Penglihatan kabur
- Oleh karena pengaruh hormonal, ketajaman penglihatan ibu dapat berubah selama proses persalinan.
- Perubahan ringan adalah normal.
- Perubahan penglihatan ini mungkin disertai dengan sakit kepala yang hebat dan mungkin merupakan gejala pre-eklamsi.
c. Gejala
- Ekspresi wajah ibu kelihatan menahan sakit.
- Mata dikerjap-kerjapkan supaya pandangan lebih jelas.
- Vital sign : tekanan darah meningkat (lebih dari normal).
- Kenaikan berat badan yang drastis sejak kehamilan.
- Kaki oedem kanan-kiri.
d. Penanganan
−Pre-eklamsi ringan
⇒ Rawat jalan :
- Banyak istirahat
- Diet TKTP
- Diet rendah garam dan lemak
- Konsumsi vitamin, sayuran, dan buah
- Pemberian sedatif ringan
- Cek lab darah
- Cek lab urine
⇒ Rawat inap :
- Dalam dua minggu rawat jalan tidak menunjukkan perubahan.
- Berat badan bertambah.
- Timbul salah satu gejala pre-eklamsi berat.
− Pre-eklamsi berat
- Penderita diriwayat diruang yang tenang.
- Diet cukup protein (100 gram/hari) dan kurang garam (0,5 gram/hari).
- Infus RL 125/jam (20 tetes/menit).
MgSO4 40 gram.
Pembengkakan Di Wajah atau Ekstremitas
a. Gejala
- Keadaan umum ibu kelihatan menurun (lemah).
- Vital sign : nadi kecil dan cepat, tekanan darah turun, suhu normal, dan pernapasan meningkat.
- Terdapat odem pada wajah dan ekstremitas.
- Pasien kelihatan pucat.
- Ujung jari pucat sampai berwarna biru.
- Berkeringat.
- Aktivitas berkurang.
b. Penanganan
- Perbanyak istirahat.
- Diet TKTP rendah garam.
- Pemantauan vital sign.
- Kolaborasi serta rujuk pasien bila tidak terdapat tanda-tanda perbaikan keadaan umum.
Demam, Muntah, dan Rasa Sakit Waktu Berkemih
a. Gejala
- Suhu tubuh meningkat.
- Denyut nadi cepat.
- Sakit saat ditekan daerah bagian atas simpisis pubis dan daerah lipatan paha.
- Pemeriksaan laboratorium jumlah leukosit meningkat, terdapat bakteri.
- Ibu mengeluh sering anyang-anyangan.
b. Penanganan
- Pemberian parasetamol 500 mg sebanyak 3-4 kali/hari.
- Antibiotik sesuai dengan mikroorganisme yang ditemukan.
- Minum yang banyak.
- Kateterisasi bila perlu.
- Makan-makanan yang bergizi.
- Jaga kebersihan daerah genetalia.
Payudara yang Berubah Menjadi Merah, Panas, dan atau Terasa Sakit
a. Bendungan ASI
Pada permulaan nifas, apabila bayi belum menyusui dengan baik atau kemudian apabila kelenjar-kelenjar air susu tidak dikosongkan dengan sempurna, akan terjadi pembendungan air susu.
− Gejala
- Payudara panas.
- Keras.
- Nyeri pada perabaan.
- Suhu tubuh tidak naik.
− Penanganan
- Menyokong payudara dengan BH dan memberikan analgetik.
- Beri stilboestrol 3 kali/hari 1 mg selama 2-3 hari (sementara waktu) untuk mengurangi pembendungan dan memungkinkan air susu dikeluarkan dengan pijatan.
b. Mastitis
− Gejala
- Rasa panas-dingin disertai dengan kenaikan suhu.
- Penderita merasa lesu.
- Tidak nafsu makan.
- Payudara membesar, nyeri.
- Kulit merah pada suatu tempat dibagian payudara.
- Membengkak sedikit.
- Nyeri saat perabaan.
−Pencegahan
- Perawatan puting susu pada masa laktasi merupakan usaha penting mencegah mastitis.
- Perawatan dengan cara membersihkan puting sebelum dan sesudah menyusui untuk menghilangkan kerak dan susu yang sudah mengering.
- Bila ada retak/luka puting, sebaiknya bayi jangan menyusu pada bagian payudara yang sakit sampai luka sembuh. ASI dikeluarkan dengan pemijatan.
− Penanganan
- Segera setelah mastitis ditemukan, pemberian susu kepada bayi dari payudara yang sakit dihentikan dan berikan antibiotik.
- Bila ada abses, nanah perlu dikeluarkan dengan sayatan sedikit, mungkin pada abses. Untuk mencegah kerusakan pada ductus lactiferous, sayatan dibuat sejajar.
Sumber : Buku Kebidanan Komunitas
Incoming search terms:
- sakit kepala nyeri epigastrik penglihatan kabur

