022 2032522 / 0851 0117 9366
0822 144 623 86 / 08112 2345 05
2AB98F9C
tokoalkes.com
Menu

( pcs)
jmlBarangBerat (Kg)Total
keranjang anda kosong
0 0,00Rp 0
Selesai Belanja
Rp 2.570.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangBedside Cabinet (Lemari Samping Ranjang Pasien) BFG 041 - 001
Harga Rp 2.570.000
Lihat Detail
Rp 448.500 482.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangNebulizer ABN Compamist 1
Harga Rp 448.500 482.000
Anda HematRp 33.500 (6.95%)
Lihat Detail
Rp 2.800
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangSarung Tangan Satuan Non Steril
Harga Rp 2.800
Lihat Detail
Rp 15.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangObjek glass Atau Object Glass (Microscope Slide)
Harga Rp 15.000
Lihat Detail

Apa Penyebab Kehamilan Sungsang, Bagaimana Menanganinya ?

Wednesday, June 18th 2014.

Jika kondisi ini terjadi pada kehamilan Anda, maka jangan buru-buru panik. Asalkan usia kandungan masih di bawah 32 minggu maka si kecil dalam perut masih bisa dikembalikan pada posisi normal kok.

Posisi sungsang, posisi janin memanjang dengan kepala di bagian atas rahim dan bokongnya ada di bagian bawah, tergolong sebagai kelainan letak janin. Kondisi ini biasanya sudah terdekteksi saat kehamilan memasuki trimester kedua. Biasanya Anda akan merasakan kandungan terasa penuh di bagian atas dengan gerakan janin terasa lebih banyak di bagian bawah.

Mengapa bisa sungsang ?

  1. Bobot janin relatif rendah. Hal ini mengakibatkan janin bebas bergerak. Ketika menginjak usia 28-34 minggu kehamilan, berat janin makin membesar, sehingga tidak bebas lagi bergerak. Pada usia tersebut, umumnya janin sudah menetap pada satu posisi. Kalau posisinya salah, maka disebut sungsang.
  2. Rahim yang sangat elastis. Hal ini biasanya terjadi karena ibu telah melahirkan beberapa anak sebelumnya, sehingga rahim sangat elastis dan membuat janin berpeluang besar untuk berputar hingga minggu ke-37 dan seterusnya.
  3. Hamil kembar. Adanya lebih dari satu janin dalam rahim menyebabkan terjadinya perebutan tempat. Setiap janin berusaha mencari tempat yang nyaman, sehingga ada kemungkinan bagian tubuh yang lebih besar (yakni bokong janin) berada di bagian bawah rahim.
  4. Hidramnion (kembar air). Volume air ketuban yang melebihi normal menyebabkan janin lebih leluasa bergerak walau sudah memasuki trimester ketiga.
  5. Hidrosefalus. Besarnya ukuran kepala akibat kelebihan cairan (hidrosefalus) membuat janin mencari tempat yang lebih luas, yakni di bagian atas rahim.
  6. Plasenta previa. Plasenta yang menutupi jalan lahir dapat mengurangi luas ruangan dalam rahim. Akibatnya, janin berusaha mencari tempat yang lebih luas yakni di bagian atas rahim.
  7. Panggul sempit. Sempitnya ruang panggul mendorong janin mengubah posisinya menjadi sungsang.
  8. Kelainan bawaan. Jika bagian bawah rahim lebih besar daripada bagian atasnya, maka janin cenderung mengubah posisinya menjadi sungsang.

Bagaimana cara mendeteksi sungsang?

  1. Melakukan perabaan perut bagian luar. Cara ini dilakukan oleh dokter atau bidan. Janin akan diduga sungsang bila bagian yang paling keras dan besar berada di kutub atas perut. Perlu diketahui bahwa kepala merupakan bagian terbesar dan terkeras dari janin.
  2. Melalui pemeriksaan bagian dalam menggunakan jari. Cara ini pun hanya bisa dilakukan oleh dokter atau bidan. Bila di bagian panggul ibu lunak dan bagian atas keras, berarti bayinya sungsang.
  3. Cara lain adalah dengan ultrasonografi (USG).

Tindakan apa yang harus dilakukan?
Selain upaya yang dilakukan dokter, maka Andapun bisa mengupayakan sendiri agar janin kembali ke posisi semula.

  1. Anda dianjurkan untuk melakukan posisi bersujud (knee chest position), dengan posisi perut seakan-akan menggantung ke bawah. Cara ini harus rutin dilakukan setiap hari sebanyak 2 kali, misalnya pagi dan sore. Masing-masing selama 10 menit. Bila posisi ini dilakukan dengan baik dan teratur, kemungkinan besar bayi yang sungsang dapat kembali ke posisi normal. Kemungkinan janin akan kembali ke posisi normal, berkisar sekitar 92 persen. Dan posisi bersujud ini tidak berbahaya karena secara alamiah memberi ruangan pada bayi untuk berputar kembali ke posisi normal.
  2. Usaha lain yang dapat dilakukan oleh dokter adalah mengubah letak janin sungsang menjadi normal dengan cara externalcephalic versin/ECV. Metode ini adalah mengubah posisi janin dari luar tubuh sang ibu. Cara ini dilakukan saat kandungan mulai memasuki usia 34 minggu. Sayangnya, cara ini menimbulkan rasa sakit bahkan kematian janin, akibat kekurangan suplai oksigen ke otaknya.

Apa yang terjadi saat persalinan?
Posisi janin sungsang tentunya dapat memengaruhi proses persalinan. Proses persalinan yang salah, jelas menimbulkan risiko, seperti janin mengalami pundak patah atau saraf di bagian pundak tertarik (akibat salah posisi saat menarik bagian tangannya ke luar), perdarahan otak (akibat kepalanya terjepit dalam waktu yang lama), patah paha (akibat salah saat menarik paha ke luar), dan lain-lain.

Untuk itu biasanya dokter menggunakan partograf, alat untuk memantau kemajuan persalinan. Jika persalinan dinilai berjalan lambat, maka harus segera dilakukan operasi bedah sesar.

 

Incoming search terms:

  • janin 7 bulan sungsang
  • Posisi janin 32 minggu
  • posisi normal bayi dalam kandungan
  • bayi sungsang
  • gambar bayi 32 minggu dalam kandungan
  • janin 27 minggu sungsang
  • kehamilan sungsang
  • letak bayi dalam kandungan
  • posisi janin 27 minggu

Produk terbaru

Rp 29.500.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangTempat Tidur Rumah Sakit 3 Crank Remote BFG 012 - 001
Harga Rp 29.500.000
Lihat Detail
Rp 205.000 220.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangStetoskop ABN Majestic Dewasa Dual Head
Harga Rp 205.000 220.000
Anda HematRp 15.000 (6.82%)
Lihat Detail
Rp 13.500
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangKapas Alkohol (Alkohol Swab) / Tissue Alcohol OneSwabs
Harga Rp 13.500
Lihat Detail
Rp 20.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangJarum Lanset / Blood Lancet OneMed
Harga Rp 20.000
Lihat Detail
Rp 165.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangUji HEPATITIS BsAg Rapid Test
Harga Rp 165.000
Lihat Detail
Rp 86.500
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangBenang Bedah Silk 30 (Suture) OneMed Tanpa Jarum
Harga Rp 86.500
Lihat Detail
Rp 52.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangLeukoplast Plester Kain 7,5 cm x 4,5 m
Harga Rp 52.000
Lihat Detail
Rp 85.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangTest Strip Asam Urat (Uric Acid) Easy Touch
Harga Rp 85.000
Lihat Detail