0851 0117 9366 / 022 2032566
0822 144 623 86 / 08112 2345 05
7F8B61CD / 52B65C54
tokoalkes.com
Menu

( pcs)
jmlBarangBerat (Kg)Total
keranjang anda kosong
0 0,00Rp 0
Selesai Belanja
Rp 20.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangKocher Bengkok Renz 14 cm
Harga Rp 20.000
Lihat Detail
Rp 81.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangNESCO Test Strip Gula (Glucose)
Harga Rp 81.000
Lihat Detail
Rp 52.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Kode51003
Nama BarangNGT / Stomach Tube Silicone OneMed Dewasa
Harga Rp 52.000
Lihat Detail
Rp 5.500
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangAlat Suntik / Spuit 20 cc Terumo Tanpa Jarum
Harga Rp 5.500
Lihat Detail

Penyakit Ginjal; Jenis, Penyebab dan Penanganannya

Monday, March 31st 2014.

Penyakit Ginjal; Jenis, Penyebab dan Penanganannya

Dr. dr. Parlindungan Siregar SpPD.KGH

Penyakit ginjal merupakan penyakit yang paling sering ditemukan di masyarakat. Merujuk data dari PERNEFRI (Perhimpunan Nefrologi Indonesia), 8,6% dari penduduk Indonesia menderita Penyakit Ginjal Kronik (PGK). Penyakit ginjal dapat bermanifestasi dalam 2 bentuk yaitu :

1. Penyakit Ginjal Kronik;

2. Gangguan Ginjal Akut atau Acute Kidney Injury (AKI).

Dikatakan PGK bila ditemukan adanya gangguan struktur ginjal (kidney damage) atau Laju Filtrasi Glomerulus (kecepatan proses penyaringan darah oleh ginjal) kurang dari 60 mL/menit selama lebih dari 3 bulan. Gangguan struktur ginjal dinyatakan dengan adanya sel darah merah (sedimen eritrosit) dalam urin atau protein dalam urin atau terlihat kelainan ginjal melalui pemeriksaan USG atau CT-Scan yang menetap lebih dari 3 bulan. Laju Filtrasi Glomerulus atau eGFR (estimated Glomerular Filtration Rate) dapat dihitung dari kadar kreatinin darah dan umur pasien dengan menggunakan rumus. Saat ini data eGFR sudah tercantum dalam laporan hasil pemeriksaan laboratorium darah dari beberapa laboratorium di Indonesia, termasuk di laboratorium klinik Prodia.

Dikatakan AKI bila dalam waktu 48 jam terjadi peningkatan kadar kreatinin darah ≥ 0,3 mg/dL dibandingkan dengan kadar kreatinin sebelumnya atau peningkatan kadar kreatinin darah ≥ 50% atau volume urin kurang dari 0,5 mL/kg berat badan per jam (bila berat badan 60 kg, volume urin kurang dari 30 mL per jam) dalam waktu lebih dari 6 jam.

Penyakit Ginjal Kronik

Perjalanan penyakit dari PGK, dibagi dalam 5 stadium yaitu Stadium-I bila eGFR lebih dari 90 mL/menit; Stadium-II bila eGFR antara 60-90 mL/menit; Stadium-III bila eGFR antara 30-60 mL/menit; Stadium-IV bila eGFR antara 15-30 mL/menit; Stadium-V atau disebut juga Gagal Ginjal bila eGFR kurang dari 15 mL/menit dan pada stadium ini, pasien sudah diindikasikan untuk masuk dalam program dialisis (cuci darah) atau cangkok ginjal.

Pada PGK tidak ada istilah perbaikan fungsi ginjal, misalnya dari Stadium-III membaik menjadi Stadium-II, melainkan PGK ini akan berjalan terus mulai dari Stadium-I hingga Stadium-V. Tujuan pengobatan adalah berusaha untuk menahan laju perburukan PGK ini, antara lain dengan mengendalikan tekanan darah, atau mengendalikan gula darah, atau melakukan tindakan terhadap hal-hal yang menyebabkan penurunan fungsi ginjal seperti menghilangkan batu ginjal, menghilangkan sumbatan aliran urin dari ginjal bila ada, menurunkan kadar protein dalam darah bila ada, atau tidak sembarangan mengonsumsi obat, atau mengatur makanan sesuai anjuran dokter spesialis gizi. Sebelum pengobatan, tentu saja perlu diketahui terlebih dahulu, apa yang menyebabkan PGK tersebut. Penyebab PGK yang sering ditemukan di Indonesia adalah Diabetes Melitus, Hipertensi, Batu Ginjal dan Saluran Kemih, Radang Saringan Ginjal (Glomerulonefritis), konsumsi obat penghilang rasa nyeri dalam jangka panjang khususnya obat golongan Anti Inflamasi Non-Steroid seperti piroksikam, asam mefenamat, ibuprofen dan lain-lain.

Acute Kidney Injury (AKI) atau Gangguan Ginjal Akut

Penyebab AKI dapat dikelompokkan dalam; 1. Praginjal; 2. Ginjal; 3. Pasca ginjal. Penyebab Praginjal antara lain berkurangnya volume cairan tubuh (hipovolemia) sebesar lebih dari 10% kali 24% Berat Badan yang tidak segera ditanggulangi (misalnya pada kasus-kasus perdarahan berat, muntah-berak (muntaber), kurang konsumsi air). Praginjal dapat juga disebabkan oleh berkurangnya aliran darah ke ginjal misalnya pada kasus gagal jantung (kemampuan jantung memompa darah berkurang) pada penyakit jantung. Penyebab Ginjal antara lain konsumsi obat-obat kedokteran atau obat tradisional yang bersifat mengganggu ginjal (toksik terhadap ginjal atau penyakit yang merusak saringan ginjal secara cepat atau dalam dunia kedokteran disebut sebagai Rapidly Progressive Glomerulonephritis (RPGN). Penyebab pasca ginjal antara lain adanya sumbatan aliran urin secara mendadak akibat batu di kedua saluran kemih (ureter).

Tindakan pengobatan yang dilakukan pada AKI adalah mengatasi dengan segera penyebab timbulnya AKI tersebut. Pada AKI, dalam keadaan tertentu misalnya ada hal-hal yang dapat mengganggu jiwa antara lain kelebihan kalium (hiperkalemia) atau kelebihan cairan tubuh (overload), dilakukan tindakan dialisis yang bersifat sementara.

Berbeda dengan PGK, fungsi ginjal pada AKI dapat kembali kepada keadaan fungsi ginjal sebelumnya bila penyebabnya segera diatasi. Bila sebelumnya fungsi ginjal adalah normal, dengan berhasilnya mengatasi penyebab AKI, maka fungsi ginjal akan kembali normal.

Sebagai kesimpulan, penyakit ginjal dapat berupa Penyakit Ginjal Kronik (PGK) dan dapat berupa Gangguan Ginjal Akut (AKI). Pengobatan PGK adalah berusaha menahan perjalanan penyakit, sedang pengobatan AKI adalah segera mengatasi penyebab timbulnya AKI. Bila PGK sudah mencapai stadium-V, tindakan yang dilakukan adalah dialisis (cuci darah atau peritoneal dialisis = CAPD) selama hidup atau cangkok ginjal (transplantasi ginjal).

 

Sumber : http://prodia.co.id

Incoming search terms:

  • batu ginjal penyebab dan penanganannya
  • prodia tanggal merah buka tidak??

Produk terbaru

Rp 8.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangKasa Steril OneMed Harga
Harga Rp 8.000
Lihat Detail
Rp 560.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangBed Screen Stainless Steel Single (1 Bidang)
Harga Rp 560.000
Lihat Detail
Rp 75.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangTest Strip Asam Urat (Uric Acid) Easy Touch
Harga Rp 75.000
Lihat Detail
Rp 81.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangNESCO Test Strip Gula (Glucose)
Harga Rp 81.000
Lihat Detail
Rp 2.200.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangBedside Cabinet (Lemari Samping Ranjang Pasien) BFG 041 - 001
Harga Rp 2.200.000
Lihat Detail
Rp 357.500
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangUji Malaria Rapid Test Untuk Penyakit Malaria
Harga Rp 357.500
Lihat Detail
Rp 24.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangRefleks Hammer Taylor (Segitiga) GENERAL CARE
Harga Rp 24.000
Lihat Detail
Rp 30.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangKotak P3K Mobil
Harga Rp 30.000
Lihat Detail