Pengobatan Penyakit Primary Sclerosing Cholangitis
Primary sclerosing cholangitis adalah penyakit saluran empedu, yang membawa cairan empedu dari hati ke usus kecil. Dalam primary sclerosing cholangitis peradangan menyebabkan bekas luka dalam saluran empedu. Bekas luka ini menyebabkan saluran menjadi keras serta sempit dan secara bertahap menyebabkan kerusakan hati yang parah.
Perawatan dan Pengobatan
Pengobatan untuk penyakit primary sclerosing cholangitis fokus pada pengelolaan komplikasi dan memantau kerusakan hati. Banyak obat primary sclerosing cholangitis telah dipelajari oleh para ilmuwan tapi sejauh ini belum ditemukan yang secara ilmiah dapat memperlambat atau membalikkan kerusakan hati yang yang diakibatkan oleh penyakit ini.
Pengobatan untuk gatal
Antihistamin, seperti diphenhydramine (Benadryl, Diphenhist dll) dan loratadine (Alavert, Claritin dll) biasanya digunakan untuk mengurangi gatal akibat gigitan serangga atau dermatitis kontak. Apakah obat ini efektif untuk penyakit primary sclerosing cholangitis tidak diketahui. Antihistamin dapat memperparah gejala penyakit hati dari mata kering dan mulut kering. Selain itu antihistamin dapat membantu sebagai obat tidur jika gatal membuat tidak bisa tidur.
Obat-obatan yang mengikat asam empedu (zat diduga menyebabkan gatal-gatal pada penyakit hati) adalah pengobatan utama untuk gatal-gatal yang diakibatkan oleh primary sclerosing cholangitis.
Dokter mungkin meresepkan rifampisin (Rifadin, Rimactanedll), yaitu obat antibakteri. Persisnya bagaimana rifampisin mengurangi gatal tidak diketahui, tetapi dapat menghalangi respon otak terhadap gatal. Gatal yang berhubungan dengan penyakit hati juga dapat diobati dengan antagonis opioid seperti naltrexone. Seperti rifampisin obat ini tampaknya mengurangi sensasi gatal dengan menghalangi respon otak terhadap gatal.
Pengobatan untuk infeksi
Saluran Empedu yang menyempit atau tersumbat sering menyebabkan infeksi bakteri. Untuk mencegah dan mengobati infeksi ini penderita primary sclerosing cholangitis bisa mendapatkan pengobatan antibiotik berulang atau terus minum antibiotik untuk waktu yang lama. Sebelum prosedur dilakukan tindakan apapun yang dapat menyebabkan infeksi seperti prosedur endoskopi atau pembedahan perut penderita juga harus minum antibiotik.
Dukungan nutrisi
Primary sclerosing cholangitis menyebabkan tubuh sulit untuk menyerap vitamin tertentu. Meskipun anda makan makanan sehat, mungkin akan menerima kenyataan bahwa Anda tidak bisa mendapatkan semua nutrisi yang dibutuhkan. Dokter akan menyarankan suplemen vitamin baik berbentuk tablet atau infus. Jika penyakit ini mengakibatkan tulang lemah, dokter akan menyarankan suplemen kalsium dan vitamin D juga.
Pengobatan untuk penyumbatan saluran empedu
Penyumbatan yang terjadi pada saluran empedu dapat diobati dengan :
- Pelebaran balon / Balloon dilation. Prosedur ini dapat membuka sumbatan di saluran empedu yang lebih besar di luar hati. Dalam prosedur ini, dokter menggunakan balon kateter melalui endoskopi dan menyusuri saluran empedu yang tertutup. Setelah kateter balon di tempat yang dituju balon akan mengembang.
- Pemasangan stent. Dalam prosedur ini dokter menggunakan endoskop dan instrumen yang menempel untuk menempatkan tabung plastik kecil yang disebut stent dalam saluran empedu yang tersumbat untuk menahan saluran tetap terbuka.
Transplantasi hati
Transplantasi hati adalah satu-satunya pengobatan yang dikenal untuk menyembuhkan primary sclerosing cholangitis. Selama transplantasi hati, ahli bedah mengambil hati yang sakit dan menggantinya dengan hati yang sehat dari donor. Transplantasi hati ini dilakukan untuk orang-orang dengan gagal hati atau komplikasi berat lainnya akibat primary sclerosing cholangitis. Meski jarang terjadi ada kemungkinan primary sclerosing cholangitis kambuh kembali setelah dilakukan transplantasi hati.
Sumber : www.mayoclinic.org

