Obat Ventolin Yang Digunakan Pada Alat Nebulizer
Obat ventolin merupakan salah satu obat nebulizer yang banyak digunakan oleh pasien yang mengalami gangguan saluran pernapasan. obat ventelin tersebut digunakan untuk menangani serangan penyakit gangguan saluran pernapasan seperti asma dan mencegah serangan tersebut terjadi. obat ventolin merupakan sebuah obat nebulizer yang banyak digunakan oleh pasien yang mengalami gejala gangguan pernapasan seperti sesak. obat ventolin tersebut digunakan dengan menggunakan alat nebulizer untuk mengubah cairan obat jenis ventolin tersebut menjadi partikel uap agar mudah untuk dihirup ole pasien dan masuk langsung ke dalam saluran pernapasan pasien.
Informasi harga dan pembelian ALAT NEBULIZER klik disini

Alat nebulizer portable ultrasonic ABN Mesh
Efek samping obat nebulizer
sama halnya dengan obat-obatn lainnya, obat ventolin nebulizer juga memiliki efek samping penggunaan. beberapa efek samping yang diakibatkan oleh obat jenis ventolin yaitu samping tremor, sakit kepala, takikardi, iritasi mulut dan tenggorokan, dan kram otot. dalam penggunaan obat ini juga perlu diwaspadai terhadap beberapa pasien yang mengalami kondisi medis seperti tirotoksikosis, glaukoma sudut tertutup akut, asma berat akut pada penggunaan bersama dengan derivat xantin, steroid dan diuretik. Jika pasien mengalami salah satu kondisi tersebut, maka sangatlah perlu untuk mendapatkan perhatian khusus terutama pada ibu hamil dan menyusui, penggunaaan obat ventolin harus benar-benar berada dalam pengawasan dokter.
Dosis penggunaan obat ventolin
Obat jenis ventolin merupakan sebuah obat nebulizer yang dapat digunakan oleh semua umur. Namun, dalam dosis penggunaan setiap umur tentunya akan berbeda-beda. Biasanya untuk dosis obat ventolin pada anak-anak yang berusia 4-11 tahun, dosis yang diberikan yaitu 2,5 mg sampai 5 mg, diberikan sebanyak 4 kali dalam sehari. Dosis obat ventolin pada orang dewasa (termasuk orang tua) dosis yang diberikan adalah 2,5 mg sampai 5 mg, yang diberikan sebanyak 4 kali sehari. Pada orang dewasa pemberian dosis obat ventolin dapat ditingkatkan hingga 40 mg per hari tentunya di bawah pengawasan medis yang ketat di rumah sakit. Bagi anak-anak yang barusia 12 tahun keatas, dosis yang diberikan per populasi orang dewasa. Untuk pemberian pada anak-anak yang berusia dibawah 4 tahun, bentuk obat lain mungkin akan dirasa lebih tepat. Efikasi klinis salbutamol pada bayi yang berusia dibawah 18 bulan tidak pasti. Hipoksia menetap dapat terjadi sehingga harus dipertimbangkan dalam pemberian oksigen tambahan.
obat ventolin merupakan obat nebulizer yang berbentuk cairan tanpa adanya tambahan zat lain, namun jika penggunaan obat nebulizer ini digunakan dalam waktu yang berkepanjangan (lebih dari 10 menit) akan diperlukan cairan tambahan seperti cairan saline steril normal. Dalam penggunaan obat ventolin haruslah digunakan secara inhalasi atau dengan menggunakan alat nebulizer yang mengubah cairan obat tersebut menjadi uap untuk dihirup oleh pasien, obat ventolin tersebut tidak boleh dikonsumsi secara parenatal dan oral. Maka dari itu, dalam penggunaan obat ini haruslah dibantu dengan alat nebulizer.
alat nebulizer yang dapat digunakan untuk mengubah cairan obat ventolin menjadi uap obat pada umumnya terdapat dua jenis alat nebulizer. Jenis alat nebulizer yang pertama yaitu alat nebulizer yang menggunakan teknologi kompressor atau pompa. Sedangkan jenis alat nebulizer yang kedua yaitu alat nebulizer yang menggunakan teknologi ultrasonik atau getaran. Jika dibandingkan antara alat nebulizer yangmenggunakan teknologi kompressor dan ultrasonik, alat nebulizer ultrasonik memiliki lebih banyak keunggulan dari pada alat nebulizer kompressor. Beberapa keunggulan alat nebulizer ultrasonik yaitu tidak menimbulkan suara yang bising ketika digunakan, menghasilkan partikel uap obat yang lebih banyak dan berukuran kecil sehingga mudah untuk dihirup dan masuk ke dalam saluran pernapasan pasien yang menggunakan.
Oleh : Bidan Rina
Sumber:
- alatnebulizer.com

