Menggendong Bayi Baru Lahir
Oleh : Suster Evi Siti Saripah S.Kp.,Ners
Menggendong bayi yang lucu memang kegiatan yang sangat menyenangkan bagi orang tua. Namun jika kita tidak berhati-hati dampaknya tidak akan baik bagi si buah hati, bahkan dampaknya bisa sangat fatal. Oleh karena itu, orangtua perlu mengetahui cara mengetahui cara menggendong bayi baru lahir yang benar agar bayi tetap aman dalam pangkuan bunda. Cara menggendong bayi baru lahir tentu berbeda-beda pada setiap usianya. Karena itu sebagai orangtua perlu memperhatikan teknik menggendong bayi supaya tidak salah gendong, terutama pada bayi baru lahir.
Menggendong Bayi Baru Lahir
Berikut cara menggendong bayi baru lahir :
- Tehnik menggendong bayi baru lahir adalah bungkukkan badan anda ke arah bayi yang dalam keadaan terlentang, selipkan satu buah tangan anda pada bagian leher untuk dapat menyangga bayi, letakkan tangan anda di bagian belakang badan si kecil agar dapat menopang bagian punggung dan juga bokongnya. Setelah itu letakkan bagian kepala bayi, leher, dan juga punggung bayi pada lipatan siku tangan kiri ataupun tangan kanan. Sementara telapak tangan yang satunya menopang bokong, kemudian kakinya ditopang dengan lengan. Posisikan sikecil berada dekat dengan dada anda sehingga ia merasa nyaman. Ibu juga dapat menggendong bayi dengan posisi tegak dengan kepala sikecil diatas bahu anda dan menghadap kearah belakang. Sandarkan bagian dada bayi anda pada dada anda, topang bagian lehernya dengan menggunakan satu tangan dan tangan yang lainnya menopang bagian punggung dan juga bokong. Bayi diatas satu bulan dapat diposisikan pada setengah duduk. Satu tangan anda menyangga bagian bokongnya sementara tangan anda yang lain memegang bagian dada. Pastikan kepala bayi bersandar pada dada. Bila bayi usia 3-6 bulan biasanya bayi lebih senang digendong pada posisi duduk dengan menghadap kearah depan. Karena bayi sudah bisa duduk dipangkuan dan tidak akan betah jika dibaringkan. Diusianya yang memasuki 4 bulan, posisi si kecil sudah lebih luwes lagi, dia bisa digendong menghadap ke arah depan, belakang atau berhadapan. Kemudian pada usia 5 bulan, sebaiknya anda menggunakan kain gendongan sebab tubuh bayi akan semakin berat. Posisinya dapat didudukkan pada pinggang, dibagian depan perut dengan posisi yang berhadapan, dengan ditopang menggunakan satu lengan. Dengan begitu anda tetap dapat melakukan aktivitas sambil menggendong bayi dengan lebih mudah. Kalau bayi sudah diatas 6 bulan bayi sudah tidak terlalu ringkih lagi, bagian tulang dan ototnya juga sudah semakin kuat sehingga dapat menggendongnya dengan berbagai posisi. Mialnya dengan didudukkan di bagian dada dengan menggunakan satu tangan yang menyangga bokongnya dan tangan lainnya melingkar dibagian perutnya. Posisi duduk dengan bagian tubuh bayi setengah berhadapan dengan badan anda serta kedua tangan anda menopang bokong dan bagian pinggang bayi, bisa juga ibu menggunakan alat gendong dengan posisi duduk.
- Untuk meletakkan bayi diranjangnya, turunkan tubuhnya dulu hingga menyentuh kasur. Selama itu sanggah terus kepalanya, baru setelah tubuh bayi benar-benar aman diatas kasur, tarik tangan kita dari kepalanya dengan perlahan.
- Tips : Menggendong dipercaya sebagai salah catu cara untuk berkomunikasi dengan sikecil. Dengan menggendong dan menimang sikecil akan membuat mereka merasa nyaman dan tidak mudah rewel. Pilih alat yang tepat untuk menggendong. Alat itu biasanya selempang atau kain selendang. Pastikan alat untuk mengendong bayi itu aman dan nyaman baik bagi sibayi maupun kita yang menggendongnya serta mudah untuk digunakan.
Sumber :
- tipsanakbayi.com
Incoming search terms:
- gambar bidan gendong bayi
- cara menggendong bayi baru lahir
- foto bidan menggendong bayi
- foto bidan
- mohon maaf lahir dan batin perawat kartun
- bidan mengendong bayi
- bidan gendong bayi
- gambar perawat menggendong bayi
- gambar seorang bidan memegang bayi
- gambar perawat megang bayi
