Komplikasi
Setelah toksin / racun tetanus terikat pada ujung saraf, ikatan ini tidak mungkin hilang. Pemulihan total dari infeksi tetanus diperlukan pertumbuhan ujung saraf baru yang dapat berlangsung hingga beberapa bulan.
Komplikasi infeksi tetanus dapat terjadi antara lain:
- Patah tulang. Tingkat kejang yang parah dapat menyebabkan tulang belakang dan tulang lainnya patah.
- Cacat. Pengobatan tetanus biasanya menggunakan obat penenang yang kuat untuk mengontrol kejang otot. Tidak banyak bergerak dalam jangka waktu lama karena penggunaan obat ini dapat menyebabkan cacat permanen. Pada bayi infeksi tetanus dapat menyebabkan kerusakan otak permanen.
- Kematian. Kejang otot tetanus (tetanik) yang parah dapat mengganggu pernapasan menyebabkan kondisi di mana penderita tidak bisa bernapas sama sekali. Kegagalan pernapasan adalah penyebab kematian paling umum. Kekurangan oksigen juga dapat menyebabkan serangan jantung dan kematian. Pneumonia adalah penyebab kematian lainnya.
Tes dan diagnosis
Dokter mendiagnosa tetanus berdasarkan pemeriksaan fisik, riwayat kesehatan dan imunisasi, tanda serta gejala kejang otot, kekakuan dan nyeri. Tes laboratorium umumnya tidak digunakan untuk mendiagnosis tetanus.
Sumber : www.mayoclinic.org
