Oleh : Bidan Rina
Pada umumnya gejala umum yang dialami orang yang mengalami penyakit jantung umumnya disebabkan karena kurangnya jumlah darah yang memasok oksigen ke jantung akibat fungsi jantung yang terganggu. Secara spesifik dokter ahli jantung membedakan gejala tersebut menjadi dua yaitu Angina dan Aritmia. Angina adalah rasa nyeri atau rasa tertekan sangat dahsyat di bagian dada. Sedangkan Aritmia adalah istilah yang digunakan untuk menunjukan kondisi berupa gangguan irama jantung yang dapat menyebabkan palpitasi (denyut jantung yang abnormal).
Angina dan aritma disebabkan karena kurangnya pasokan darah yang membawa oksigen ke otot jantung. Biasanya diikuti dengan gejala lain seperti pusing, letih yang berkepanjangan, mual, berkeringan dingin, dan sesak nafas.
Gejala-gejala tersebut dapat menjadi peringatan awal atas serangan jantung. Sayangnya mereka yang mengalami gejala-gejala tersebut seringkali menganggapnya sebagai masuk angin biasa, inilah yang membuat pertolongan pertama sering menjadi terlambat dan sangat merugikan terutama bagi penderita dari penyakit jantung.
Gejala Seseorang Menderita Penyakit Jantung
- Sering kelelahan
Jika anda kerap merasa lelah meski tidak melakukan aktivitas berat, segera konsultasikan ke dokter pribadi anda. Hal ini dapat saja menjadi indikasi adanya masalah pada jantung. Rasa lelah ini juga sering dirasakan saat bangun tidur.
- Sering berkeringat
Umumnya seseorang berkeringat seusai berolahraga atau saat cuaca panas. Namun jika anda mudah berkeringat, meski tidak melakukan apapun kemungkinan jantung anda bermasalah.
- Mual berlebihan
Gejala gangguan jantung diawali dengan pembangkakan di bagian perut. Hal ini menyebabkan penderita kehilangan nafsu makan dan merasakan mual berlebih.
- Merasa cemas dan tegang
Banyak yang meyakini serangan jantung berbuntut pada trauma. Alhasil mereka yang pernah mengalami serangan jantung lebih sering mengalami ketegangan, ketakutan, atau kecemasan akan kematian. Hal ini dikaitkan dengan kecemasan psikologi dan stres yang menyebabkan serangan lebih sering.
- Nyeri pada bagian tubuh
Rasa nyeri menjadi pertanda kuat penyakit jantung. Pada pria, rasa nyeri dirasakan di bagian lengan kiri, sementara wanita merasakan nyeri di kedua lengan. Rasa sakit datang dan pergi ini juga dirasakan di bagian bahu, punggung siku, dan leher. Nyeri dibeberapa titik bagian tubuh ini disebabkan karena terjadi penyumbatan arteri.
- Nyeri di dada
Ini merupakan masalah umum gejala jantung. Wanita akan lebih mungkin merasakan nyeri di bagian dada karena penyumbatan arteri yang menyebabkan aliran darah ke seluruh tubuh tidak lancar. Kondisi ini juga menyebabkan mati rasa dan kelemahan tubuh.
- Sakit kepala
Mereka yang memiliki masalah pada jantung, akan merasakan sakit kepala saat terkena paparan cahaya. Ini berpengaruh pada denyut jantung, entah itu berdenyut lebih lambat atau lebih cepat.
- Denyut janung tak teratur
Jika anda mengalami denyut jantung tak teratur, ini patut diwaspadai karena dapat berakibat fatal. Denyut jantung tak teratur umumnya terjadi karena adanya penebalan otot yang terjadi pada katup jantung. Hal ini menyebabkan terjadinya penyempitan pada katup sehingga menyebabkan kebocoran.
- Sesak napas
Sesak napas yang disebabkan oleh penebalan pembuluh darah yang menghambat pasokan darah ke seluruh tubuh. Ini juga berakibat pada denyut jantung yang tidak teratur, kelainan organ hati atau infeksi, penebalan otot jantung, serta kelainan pada katup jantung.
- Pembengkakan kaki dan perut
Pembengkakan terjadi ketika cairan menumpuk didalam tubuh. Umumnya terjadi pada bagian pergelangan kaki dan perut. Gejala ini merupakan tanda bahwa jantung sedang mengalami kecatatan serta adanya kelainan pada katup jantung.
Sumber : detikhealth.com
