Kateter Wanita
Kateter wanita merupakan alat yang digunakan untuk mengeluarkan urine pada pasien wanita. Kateter wanita yang biasanya dipakai untuk mengeluarkan air urine memiliki ukuran 14 sampai 16 Fr. Kateter wanita terbuat dari bahan yang elastis seperti bahan karet atau plastik. Kateter ini berupa selang panjang yang elastis. Kateter ini digunakan dengan cara memasukkan selang tersebut pada saluran uretra untuk mencapai kandung kemih. Pada umumnya kateter wanita tidak ada perbedaan dengan kateter laki-laki. Pada umumnya kateter terdiri dari 2 jenis yaitu kateter tetap dan kateter sementara.
Pemasangan kateter dilakukan untuk memenuhi beberapa tujuan diantaranya ialah untuk dijadikan terapi dalam mengatasi masalah seperti retensio urine baik yang bersifat akur maupun kronis, mengalirkan atau mengeluarkan air urine sebagai tindakan yang dilakukan untuk persiapan operasi, menentukan banyaknya atau volume air urine yang dihasilkan setelah buang air kecil atau miksi, mengambil sampel urine untuk dijadikan bahan sebagai pemeriksaan laboratorium, menghilangkan distensi kandung kemih dan memonitoring air urine secara berkala. Kateter wanita yang dipasang dapat berupa kateter tetap ataupun kateter sementara. Kateter yang bersifat tetap lebih ditujukan atau digunakan untuk memantau pengeluaran volume urine yang dilakukan dalam beberapa hari. Sedangkan kateter wanita yang bersifat sementara ditujukan atau digunakan untuk pengambilan sampel yang dilakukan hanya satu kali dengan kondisi pasien yang tidak dapat berkemih sendiri.
Informasi Harga dan Pembelian Kateter urin Klik Disini
Teknik Memasang Kateter Wanita
Teknik memasang kateter wanita sebenarnya sama dengan teknik memasang kateter pada laki-laki. Hanya saja, pada kateter ini dibutuhkan ketelitian dalam menentukan lubang uretra. Sering kali operator atau yang melakukan pemasangan kateter ini salah memasukkan kateter pada lubangnya. Biasanya kesalahan ini sering dilakukan terutama oleh mahasiswa yang sedang belajar memasang kateter wanita. Mahasiswa yang sedang belajar ini sering memasukkan kateter tersebut pada lubang vagina bukan pada lubang uretra. Sehingga pada saat kateter tersebut dimasukkan bukan pada lubang uretra, tidak ada air urine yang keluar dari selang kateter tersebut.
Dalam pemasangan kateter agar dapat dilakukan dengan tepat, maka diperlukan beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum dan saat melakukan tindakan tersebut. Dalam tahap persiapan untuk memasang kateter wanita diperlukan persiapan, baik persiapan pasien maupun persiapan alat. Dalam persiapan pasien, pastikan bahwa pasien telah mendapatkan informasi mengenai tujuan dari tindakan pemasangan kateter wanita ini. Kemudian posisikan pasien pada posisi yang nyaman untuk pemasangan kateter dan jaga privasi pasien. Sedangkan persiapan alat yang perlu diperhatikan ialah alat yang tersedia dalam pemasangan kateter harus memenuhi standar dan lengkap. Berikut terdapat beberapa alat yang biasanya digunakan untuk pemasangan kateter wanita ialah kateter wanita baik tetap maupun sementara, urine bag steril (bila kateter tetap), pinset anatomi, duk steril, kassa steril yang telah diberi jelly, sarung tangan steril, kapas dalam kom tertutup, perlak, sampiran, cairan aquades atau NaCl (bila kateter tetap), plester, gunting verband, bengkok, dan korentang.
Teknik pemasangan kateter dilakukan dengan prinsip steril. Artinya semua alat-alat yang digunakan untuk pemasangan kateter juga harus bersifat steril. Teknik pemasangan ini dilakukan dengan cara petugas mencuci tangan dan menggunakan handscoon kemudian petugas melakukan vulva hygiene. Setelah itu olesi kateter dengan menggunakan kassa yang telah diberikan jelly dari ujung kateter sampai pertengahan kateter. Masukkan kateter ke dalam lubang uretra lalu tampung urine dalam bengkok bila menggunakan kateter sementara lalu kateter dicabut kembali setelah semua urine keluar. Namun bila menggunakan kateter tetap air urine ditampung dalam urine bag dan difiksasi.
Oleh : Bidan Rina Widyawati
Sumber :
- id.wikihow.com

