Imunisasi Combo
Mengenal kata combo paling sering di dengar pada suatu paket makanan. Namun kini istilah tersebut sudah merambah sampai ke dunia kedokteran. Imunisasi combo dengan menggunakan vaksin combo adalah gabungan beberapa antigen tunggal menjadi satu jenis produk antigen untuk mencegah penyakit yang berbeda. Contohnya seperti pada imunisasi DPT combo yang menggunakan vaksin DPT digabung dengan vaksin Hepatitis B atau Hib (haemophillus influenza tipe B), atau gabungan dari beberapa antigen dari galur multiple yang berasal dari organism penyebab penyakit yang sama misalnya, Vaksin OPV= oral polio vaccine terdiri dari gabungan virus polio galur 1,2, dan 3. Gabungan vaksin tersebut telah dikemas oleh pabrik bukan oleh petugas.
Efektifitas Imunisasi Combo
Setelah ditemukannya imunisasi combo ini, munculah suatu pertanyaan yang membandingkan keefektifan antara pemberian imunisasi combo dengan imunisasi yang bersifat tunggal. Hal ini dijawab dari suatu penelitian yang dilakukan di Thailand. Berdasarkan penelitian dari Thailand menyimpulkan bahwa pada imunisasi combo dengan menggunakan vaksin combo memberikan imunogenitas yang tinggi terhadap semua antigen, tanpa mempengaruhi respon imun satu sama lainnya.
Kemudian pembuktian ini tidak hanya di lakukan di Thailand saja. Pembuktian keefktifan imunisasi combo juga dilakukan di Mexico. Menurut penelitian di Mexico, Santos J juga menyimpulkan bahwa setelah pemberian dosis kedua proporsi titer antibody anti Hbs Ag(ambang pencegahan kadar anti HbsAg adalah 10 IU/ml) pada kelompok DPwT-HepB lebih tinggi (94,9%) dibandingkan pemberian secara terpisah (66,1%).
Hal ini juga direkomendasikan oleh The Advisory committee on Immunization Practices (ACIP), the American Academy of Pediatrics (AAP) dan the American Academy of Family Physicians (AAFP) agar lebih baik menggunakan imunisasi combo yang telah dikemas oleh pabrik dari pada memberikan 2 jenis vaksin tunggal yang diberikan secara terpisah pada bersamaan.
Tujuan Imunisasi Combo
Tujuan diberikannya imunisasi combo ini memiliki tujuan yang sangat bermanfaat bagi penggunanya. Tujuan imunisasi combo ini meliputi mengurangi jumlah suntikan, mengurangi jumlah kunjungan ke fasilitas kesehatan (sehingga sangat menguntungkan untuk ibu yang sibuk), lebih praktis dari pada vaksin terpisah, sehingga dapat meningkatkan compliance dan cakupan imunisasi, mempermudah penambahan vaksin lain ke dalam program imunisasi yang telah ada, mempersingkat waktu untuk mengejar imunisasi yang terlambat, mengurangi kebutuhan alat suntik dan tempat penyimpanan vaksin, dan mengurangi biaya pengobatan.
Jadwal Imunisasi Combo
Jadwal pemberian imunisasi combo DPwT-Hep B atau DPwT- Hib dapat dimasukkan dalam jadwal imunisasi IDAI (ikatan dokter anak Indonesia) dengan beberapa pilihan jadwal diantaranya ialah sebagai berikut :
- Imunisasi dengan menggunakan vaksin combo adalah vaksin yang berisi beberapa jenis vaksin untuk mencegah beberapa penyakit secara bersamaan dalam satu suntikan. Jadi, sebenarnya lebih tepat disebut combined vaccine alias vaksin kombinasi. Jenis vaksin kombinasi dalam imunisasi combo yang telah lama kita kenal adalah D-P-T yang terdiri dari vaksin difteria, pertusis atau batuk 100 hari, dan tetanus, serta M-M-R yang terdiri dari vaksin measles/campak, mumps/gondongan dan rubela/campak Jerman.
- Imunisasi dengan menggunakan vaksin kombinasi baru yang beredar di sini antara lain vaksin kombinasi antara DPT + hepatitis B, DPT + Hib, DPT + Hib + IPV (polio suntik), dan hepatitis B + hepatitis A. Tujuan pemberian imunisasi combo adalah untuk mempersingkat waktu imunisasi, mempermudah pemberian, mengurangi jumlah suntikan pada bayi kecil, mengurangi kunjungan berobat dan lebih murah dibandingkan pemberian vaksin terpisah.
- Apabila imunisasi dengan vaksin kombinasi DPT + Hib + IPV dan untuk berikutnya diberikan vaksin kombinasi DPT + Hib dan OPV (polio oral atau polio tetes), hal itu tidak mengurangi kadar antibodi (khasiat) yang akan terbentuk. Karena, vaksin IPV dan vaksin OPV pada dasarnya mempunyai isi yang sama. OPV berisi virus polio 1, polio 2 dan polio 3 hidup yang telah dilemahkan, sedangkan IPV berisi virus yang telah mati. Kedua vaksin tersebut berguna untuk mencegah penyakit poliomielitis
Oleh : Bidan Esi Esasi
Sumber :
- Imunisasi.net
Incoming search terms:
- imunisasi combo
- imunisasi combo 1

