Ibu Melahirkan Normal
Oleh : Bidan Esi Esasi
Ibu dapat melahirkan secara normal merupakan anugerah terindah yang diberikan Tuhan pada seorang wanita. Melahirkan seorang anak adalah suatu keajaiban alam dan hal yang luar biasa di dalam hidup kita. Bagi ibu yang sedang mengandung anak pertama, tentunya ingin tahu bagaimana proses melahirkan normal melalui vagina.
Selama proses melahirkan normal, kepala bayi biasanya menghadap ke bawah. Ia siap keluar dengan kepala terlebih dahulu. Pada beberapa kasus, kepala bayi tidak menghadap bawah dan disebut ‘sungsang’. Namun kasus ini sudah semakin jarang terjadi, karena posisi bayi dapat dipantau dengan USG.
Proses melahirkan normal akan terjadi ketika usia kandungan sudah mencapai kurang lebih 9 bulan 10 hari. Persalinan ini berarti dilakukan tanpa melalui operasi yang kita kenal dengan istilah medis bedah caesar. Pada kelahiran normal, bayi akan keluar berdasarkan tanggal yang sudah diperhitungkan sejak awal kehamilan. Kita tahu bahwa kelahiran normal biasanya diartikan sebagai kelahiran spontan dimana bayi keluar melewati liang vagina. Ada beberapa proses dalam persalinan yang harus dilalui para ibu. Dalam proses persalinan normal seringkali dokter atau suster mengatakan “pembukaan 8, pembukaan 10”. Tetapi tidak semua orang benar-benar memahami istilah kata pembukaan dalam proses persalinan ini.
Secara umum proses melahirkan normal terdiri dari tiga fase yaitu:
- Kontraksi
- Tahap pembukaan
- Tahap pengeluaran bayi
Setelah kontraksi yang terjadi adalah Mulut rahim yang semula hanya membuka sedikit akan melunak dan terbuka semakin lebar.Mulut rahim akan terlihat semakin datar kemudian menyatu pada rahim bagian bawah. Saat inilah pembukaan lengkap terjadi
⇒ Tahap pertama
Tahap pertama pada proses melahirkan normal dimulai dengan kontraksi rahim yang jaraknya semakin pendek, yaitu hingga setiap 5 menit sekali. Mulut rahim makin membesar, diukur dengan istilah “bukaan”. Totalnya, ada 10 bukaan. Bukaan pertama berarti mulut rahim terbuka 1 cm, sedangkan bukaan ke-10 berarti mulut rahim terbuka sebesar 10 cm. Persalinan dapat dilakukan setelah bukaan mencapai bukaan ke-10.
Proses melahirkan normal selalu dibarengi dengan proses Pembukaan mulut rahim yang dihitung dengan satuan sentimeter (cm). Maka saat dokter berkata pembukaan 8 itu berarti mulut rahim anda terbuka sebesar 8cm. Dan itu berarti jalan lahir anak anda adalah sepanjang 8 cm. Dan pembukaan dikatakan lengkap ketika sudah mencapai 10 cm. Bila sudah mencapai pembukaan 10cm berarti mulut rahim sudah menyatu pada rahim bagian bawah.
Pada tahap ini bayi sudah memiliki jalan yang cukup untuk keluar dari mulut rahim ke liang vagina. Maka dikatakan pembukaan lengkap atau juga pembukaan sempurna. Lama waktu pembukaan awal sampai dengan pembukaan sempurna amat bervariasi. Biasanya untuk kelahiran yang pertama kali lebih lama dibanding mereka dengan kelahiran yang kedua kali dan bukan yang pertama kali.
⇒ Tahap kedua
Pada tahap kedua, kontraksi lebih sering dan semakin kuat. Kepala bayi makin dekat ke vagina, dan ketuban pecah sehingga airnya keluar. Terkadang air ketuban pecah sebelum ibu tiba di rumah sakit. Terkadang pula, air ketuban tidak pecah-pecah sehingga harus dipecahkan oleh dokter.
Ujung kepala bayi muncul di mulut vagina dan menyembul keluar. Mata bayipun berkedip dan mulutnya bergerak seperti sedang menyusu. Bayi biasanya keluar dengan kepala menghadap ke punggung ibu terlebih dahulu.
Setelah kepala menyembul keluar, kepala berputar arah lalu disusul keluarnya bahu hingga kaki. Ini adalah kontraksi terakhir dan bayi keluar sepenuhnya. Kemudian tali pusat dipotong tanpa terasa sakit.
⇒ Tahap ketiga
Tahap terakhir pada proses melahirkan normal adalah keluarnya plasenta. Biasanya plasenta keluar 15 menit setelah bayi lahir.
Sumber : id.theasianparent.com

