0851 0117 9366 / 022 2032522
0822 144 623 86 / 08112 2345 05
7F8B61CD / 52B65C54
tokoalkes.com
Menu

( pcs)
jmlBarangBerat (Kg)Total
keranjang anda kosong
0 0,00Rp 0
Selesai Belanja
Rp 259.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangJual Tensimeter Raksa Gea
Harga Rp 259.000
Lihat Detail
Rp 1.190.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangDoppler Bistos Hi Bebe LCD BT200
Harga Rp 1.190.000
Lihat Detail
Rp 178.750
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangAlat Tes Urine Narkoba UJI KOKAIN
Harga Rp 178.750
Lihat Detail
Rp 121.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangTensimeter Jarum Sphygmed
Harga Rp 121.000
Lihat Detail

Ibu Hamil Puasa

Tuesday, July 14th 2015.

Oleh : Suster Evi Siti Saripah S.Kp.,Ners

Secara prinsip, Islam memberi keringanan pada ibu hamil dan menyusui untuk tidak berpuasa di bulan Ramadan bila membahayakan kesehatan ibu dan bayinya. Sebagai gantinya, ia diwajibkan berpuasa di bulan lain atau membayar fidiah, yakni memberi makan fakir miskin sebanyak hari yang ditinggalkannya. Tapi kalau si ibu hamil atau yang sedang menyusui merasa sanggup berpuasa, tak masalah juga berketetapan hati menjalaninya.

Artinya, Ibu hamil boleh berpuasa Selama ibu hamil telah dilakukan pemeriksaan dan dinyatakan sehat dan telah dikonsultasikan dengan ahlinya, maka ibu hamil diperbolehkan untuk melakukan puasa khususnya selama bulan ramadhan. Ibu hamil tentunya dalam menjalankan puasa akan sangat berbeda ketika tidak sedang hamil, diperlukan kiat-kiat khusus agar puasa yang sedang dijalankan benar-benar menjadi sebuah ibadah nan barokah dan juga tetap menjadikan kandungan yang sedang dijalani senantiasa sehat.

Ibu Hamil Puasa

Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan oleh ibu hamil selama berpuasa :

Saat Sahur

  • Ketika sahur, pilih makanan yang mengandung protein dan lemak dalam jumlah cukup. Kedua jenis zat gizi ini dapat bertahan lebih lama di pencernaan sehingga memperlambat rasa lapar di siang hari. Sebaiknya ibu hamil banyak mengkonsumsi daging. Daging adalah makanan yang mengandung kalori dan protein sangat tinggi yang bisa disimpan tubuh dalam waktu cukup lama.
  • Upayakan juga makanan yang kaya vitamin C dan mineral seng (zinc) untuk menjaga vitalitas tubuh.
  • Jangan mengonsumsi makanan manis saat sahur agar tubuh tidak lemas dan cepat merasa lapar akibat insulin shock.
  • Sebaiknya hingga waktu sahur habis, usahakan minum air putih sebanyak-banyaknya. Jika bisa minum air putih selama sehari itu sebanyak dua liter. Dan ditambah dengan segelas susu hangat. Minum segelas susu setiap sahur bisa mengurangi ancaman anemia bagi ibu hamil.

Saat Berpuasa

  • Jalani puasa dengan niat dan tekad yang bulat dan ikhlas agar hari-hari berpuasa terasa ringan dan membahagiakan meski sedang hamil.
  • Cukup istirahat. Bila memungkinkan sediakan lebih dari porsi istirahat sebelumnya.
  • Kurangi porsi aktivitas yang membutuhkan energi ekstra, misalnya aktivitas di lapangan atau pikiran yang berat-berat. Sedapat mungkin hindari stres dan buang jauh kebiasaan/dorongan untuk marah.

Segera batalkan puasa jika ibu hamil mengalami :

  1. Muntah-muntah lebih dari 3 kali yang dikhawatirkan menyebabkan terjadinya dehidrasi.
  2. Mengalami diare yang diikuti rasa mulas dan melilit
  3. Mimisan yang disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah pertanda kondisi tubuh sudah tidak stabil
  4. Lemas, pusing diikuti dengan mata yang berkunang-kunang pertanda hipoglikemia dikhawatirkan janin mengalami kekurangan gizi.
  5. Mengalami keringat berlebih khususnya keringat dingin pertanda bahwa tubuh bahwa kondisi fisik ibu hamil sudah tidak kuat lagi untuk berpuasa

Saat Berbuka

  • awali berbuka dengan minuman hangat dan manis untuk meningkatkan kadar gula darah, tetapi ibu hamil juga harus tetap membatasi makanan dan minuman yang manis. Hindari minuman dingin karena dapat menurunkan kerja lambung.
  • Kemuadian ibu hamil dapat melanjutkan dengan menyantap makanan yang mengandung karbohidrat simpleks sehingga lebih mudah diserap tubuh, seperti kolak atau kurma.
  • Setelah salat magrib, makanlah dengan porsi lebih besar, tapi jangan langsung kalap. Makan dalam jumlah besar bisa membuat tubuh Anda lemas. Karena itu, makan secukupnya saja. Sehabis salat tarawih, usahakan untuk makan walau hanya sedikit.
  • Sebelum tidur, untuk memproses produksi ASI, cobalah makan makanan ringan dengan minuman hangat.

 
Sumber :

  • Bidanku.com

 

Produk terbaru

Rp 72.500
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangManset Tensimeter Dewasa ABN
Harga Rp 72.500
Lihat Detail
Rp 195.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangStetoskop Anak ABN Majestic
Harga Rp 195.000
Lihat Detail
Rp 1.652.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangMeja Periksa Pasien Besi + Tangga
Harga Rp 1.652.000
Lihat Detail
Rp 482.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangNebulizer ABN Compamist 1
Harga Rp 482.000
Lihat Detail
Rp 70.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangGunting Operasi Tajam Tajam Lurus Renz 20 cm
Harga Rp 70.000
Lihat Detail
Rp 230.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangTest Strips Accu Chek Active Isi 50
Harga Rp 230.000
Lihat Detail
Rp 569.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangNebulizer Omron NE-C801
Harga Rp 569.000
Lihat Detail
Rp 20.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangGunting Angkat Jahitan / Up Hecting Renz
Harga Rp 20.000
Lihat Detail