Hamil 39 Minggu
Oleh : Suster Evi Siti Saripah S.Kp.,Ners
Persiapan bayi saat hamil 39 minggu
Saat hamil 39 minggu merupakan periode akhir kehamilan dan bayi sudah mulai siap untuk dilahirkan. Berikut merupakan perkemabangan bayi saat hamil 39 minggu, diantaranya :
- Bayi dapat lahir kapan saja di minggu ini dengan perkiraan berat rata-rata 3 kg dengan panjang sekitar 50 cm.
- Lapisan vernix caseosa yang melindungi kulit bayi telah meluruh sehingga membuat cairan ketuban yang tadinya jernih menjadi keruh.
- Rambutnya menebal dan jari kuku bayi memanjang.
- Pada umumnya dokter akan memberi opsi menunggu sekitar dua minggu lagi jika bayi belum juga lahir pada tanggal yang diperkirakan pada minggu ini.
Pertumbuhan danperkembangan janin usia 39 minggu
Perubahan-perubahan janin pada usia hamil 39 minggu, diantaranya:
- Verniks berlilin yang menutupi kulit dan rambut halusnya yang disebut lanugo mulai menghilang ketika Anda hamil 39 minggu. Sebagian verniks dan lanugo mungkin masih ada saat kelahiran.
- Janin mendapatkan antibodi-antibodi dari plasenta untuk melindunginya dari penyakit dan antibody didapatkan setelah bayi lahir dan menyusui susu ibu.
- Berat janin antara 3500 sampai 3750 gram. Tetapi normal saja jika beratnya antara 3000 dan 4500 gram.
Hal-hal yang perlu dipersiapkan pada usia 39 minggu
Pada minggu-minggu terakhir kehamilan, akan terjadi kontraksi-kontraksi yang kemungkinan berhenti dan mulai atau berlanjut pada titik ini dari kehamilan. Pada kehamilan 39 minggu akan terjadi kontraksi, untuk itu pelajari lebih banyak tentang kontraksi sehingga bisa membedakan kontraksi yang benar-benar akan melahirkan atau kontraksi palsu. Kontraksi terjadi ketika rahim mengencang dan rileks. Sebagian kontraksi disebut Braxton-Hicks. Kontraksi-kontraksi ini disebut persalinan palsu. Itu membantu tubuh sang ibuberlatih untuk kontraksi yang sebenarnya.
Kondisi bayi akan terus aktif untuk bergerak, gerakan tersebut melatih paru-paru dalam kesiapan pernapasan setelah dilahirkan. Pada usia 37 minggu bayi akan mengubah posisi dalam untuk mempersiapkan persalinan, gerakan janin menjelang persalinan di usia minggu ini ditandai dengan bayi turun ke panggul, normalnya kepala akan menghadap pada jalan lahir menjelang persalinan. Gerakan selanjutnya pada usia ini adalah ditandai dengan lapisan bulu halusmenjadi rontok dan vernix caseosa (lapisan yang melinhdungi bayi di dalam rahim) mulai menghilang, bayi akan menelan keduanya yang mempengaruhi buang air besar pertama yang berwarna kehitaman.
Menjelang usia kandungan di minggu ke 38, sang ibu akan sering mengalami kontraksi. Selain itu gerakan bayi terus berkembang, salah satunya adalah kondisi bayi pada usia ini adalah dengan menambah simpanan lemak untuk membantu kondisi suhu badan bayi terjaga setelah terjadinya persalinan. Selanjutnya pada minggu ke 39 maka kondisi gerakan janin tengah siap menghadap jalan lahir, pada minggu ini cairan amnion yang jernih berubah menjadi pucat seperti susu.
Selanjutnya di minggu akhir seperti pada usia kehamilan minggu ke 40 ditandai dengan kondisi rahim yang semakin sempit, pada minggu terakhir bayi di dalam kandungan akan menghasilkan hormon yang disebut dengan hormon kortison dari kelenjar adrenal. Hormone tersebutlah yang membantu dalam menyempurnakan organ paru-paru dan mempersiapkan penerimaan udara setelah lahir. Selain itu untuk organ reproduksi bayi laki laki, kebanyakan testisnya sudah turun sedangkan untuk bayi perempuan, ovariumnya masih berada di pinggir panggul sambil setelah dilahirkan.
Sumber :
- abbottfamily.co.id,
- alodokter.com
- bidanku.com
Incoming search terms:
- hamil 39 minggu janin masih aktif bergerak
- janin 39 minggu masih aktif bergerak
- menjelang persalinan bayi masih aktif
- janin usia 38 minggu masih aktif bergerak
- kehamilan 37 minggu bayi masih aktif bergerak
- mendekati hpl bayi masih aktif bergerak
- janin 37 minggu aktif bergerak
- hamil 38 minggu janin masih aktif bergerak
- janin masih aktif menjelang persalinan
- menjelang melahirkan apakah bayi masih bergerak
