Fungsi Tenakulum Dalam Bidang Kedokteran Kebidanan
Fungsi tenakulum ialah untuk menjepit serviks agar sesuai dengan posisi yang diinginkan.Tenakulum merupakan sebuah alat yang digunakan untuk meluruskan bagian dari serviks atau leher rahim. Alat ini lebih identik dengan tindakan pemasangan KB IUD (intrauterine device). Penggunaannya harus dibantu dengan penggunaan spekulum vagina. Artinya tenakulum ini akan bekerja sesuai dengan fungsinya apabila digunakan bersamaan dengan spekulum vagina.
Informasi harga dan pembelian ALAT KEDOKTERAN KEBIDANAN klik disini
Uterine Tenaculum
Seperti yang kita ketahui bahwa fungsi dari spekulum vagina ialah untuk membuka vagina atau serviks. Sehingga bila vagina tidak terbuka, maka tenakulum tidak dapat menjalankan fungsi tenakulum tersebut. Selain itu, tenakulum akan bekerja sesuai dengan fungsi tenakulum apabila tenakulum tersebut di pasang pada tempat yang benar yaitu pada serviks di arah m selain jam 3, 6, 9 dan 12. Karena pada arah jam 2, 6, 9, dan 12 merupakan tempat serviks yang banyak mengandung pembuluh darah, sehingga apabila tenakulum di tempatkan atau di jepit pada arah jam tersebut maka fungsi tenakulum yang diinginkan tidak tercapai, yang dihasilkan dari penjepitan tenakulum pada arah jam, 2, 6, 9 dan 12 ialah perdarahan dari bekas penjepitan tenakulum. Namun sebaliknya, apabila tenakulum ditempatkan pada tempat yang semestinya, maka tenakulum dapat menjalankan fungsi tenakulum. Dan setelah penjepitan tenakulum dilakukan, perdarahan yang dihasilkan pun akan minimal.
Fungsi Tenakulum dalam Pemasangan AKDR
AKDR atau alat kontrasepsi dalam rahim disebut juga sebagai IUD (intrauterine device). AKDR ini merupakan alat kontrasepsi yang dipasang di dalam rahim. Dalam melakukan pemasangan AKDR ini diperlukan alat-alat yang bernama set IUD. Set IUD ini berisikan alat-alat seperti spekulum vagina, sonde uterus, tenakulum, klem ovum dan lain sebagainya. Dalam pemasangan AKDR saat akan memasukan AKDR atau IUD ke dalam rahim, serviks uteri harus dibuat lurus. Tugas membuat lurus serviks uteri tersebut adalah tugas dari tenakulum. Hal tersebut merupakan fungsi tenakulum dalam pemasangan AKDR.
Fungsi tenakulum dalam pemasangan AKDR selain membuat lurus posisi dari serviks uteri, juga membantu agar AKDR atau IUD yang akan di pasang mudah untuk melewati serviks. Seperti yang kita ketahui bahwa serviks memiliki jalur yang berliku bahkan terdapat area yang sempit atau mengkerucut yaitu area yang menyambungkan serviks dengan rahim. Sehingga saat akan memasukan IUD ke dalam rahim diperlukan tenakulum untuk meluruskan jalur tersebut. Serviks uteri akan menjadi lurus apabila tenakulum yang telah di jepit ditarik ke depan, sehingga posisi serviks uteri akan lurus. Itulah fungsi tenakulum dalam pemasangan AKDR.
Fungsi tenakulum akan berfungsi sesuai dengan kegunaannya apabila dipasang pada tempat yang tepat dan oparator yang ahli. Artinya secara tidak langsung, dalam melakukan pemasangan AKDR sebaiknya dilakukan oleh petugas yang terampil atau yang telah mendapatkan pelatihan yang dibuktikan dengan sertifikat. Selain itu tenakulum akan bekerja sesuai dengan fungsi tenakulum apabila perawatan pada alat tenakulum tersebut dilakukan dengan benar. Misalnya pada saat dilakukan dekontaminasi, cuci bilas, dan proses sterilisasi pada tenakulum dilakukan dengan benar.
Perawatan alat tenakulum yang baik akan mendukung kinerja dan fungsi tenakulum itu sendiri. Tenakulum yang tidak terawat kemungkinan besar akan mengalami kerusakan sehingga tenakulum tidak dapat menjalankan fungsi tenakulum itu sendiri. Misalnya saja akibat dari perawatan yang tidak baik maka akan mengakibatkan kunci tenakulum kaku dan sulit dibuka atau bahkan longgar shingga membuat pejepitan serviks tidak optimal.
Oleh : Bidan Rina Widyawati
Sumber :
- merriam-webster.com
Incoming search terms:
- tenakulum
- fungsi klem ovum
- tenakulum adalah
- iud set dan fungsinya
- alat2 untuk pasang iud
- fungsi alat tenakulum
- fungsi penster klem
- spekulum dan tenakulum
- kegunaan klem ovum
- kegunaan penster klem

