Bentuk Support Keluarga pada Ibu Hamil
Oleh : Bidan Rina Widyawati
Selama kehamilan ibu hamil membutuhkan dukungan terutama dari orang-orang terdekatnya yaitu keluarga. Dukungan selama wanita dalam masa kehamilan, sangat dibutuhkan terutama dari orang terdekat apalagi bagi ibu yang baru pertama kali hamil. Seorang wanita akan merasa tenang dan nyaman dalam menjalani kehamilannnya dengan adanya dukungan dan perhatian dari orang –orang terdekat. Berbagai bentuk support keluarga pada ibu hamil dapat diberikan sesuai dengan perannya masing-masing. Semakin dekat hubungan dengan ibu hamil, semakin banyak peranan atau dukungan yang dapat diberikan pada ibu hamil tersebut.
Bentuk Dukungan dari Suami pada Ibu Hamil
1. Suami sebagai seorang yang paling dekat, dianggap paling tahu kebutuhan istri. Saat hamil wanita mengalami perubahan baik fisik maupun mental.
2. Pengaruh dukungan dan peran serta suami dalam masa kehamilan terbukti dapat :
- Meningkatkan kesiapan ibu hamil dalam menghadapi kehamilan
- Meningkatkan kesiapan ibu hamil dalam menghadapi proses persalinan
- Memicu produksi ASI
3. Tugas penting suami yaitu :
- Memberikan perhatian pada istri
- Membina hubungan baik dengan istri sehingga istri mengkonsultasikan setiap saat dan setiap masalah yang dialaminya dalam menghadapi kesulitan-kesulitan selama mengalami kehamilan.
4. Keterlibatan suami sejak awal masa kehamilan, sudah pasti akan mempermudah dan meringankan pasangan dalam menjalani dan mengatasi berbagai perubahan yang terjadi pada tubuhnya.
5. Saat hamil merupakan saat yang sensitif bagi seorang wanita. Suami dapat memberikan dukungan perasaan istri misalnya :
- Mengajak istri jalan-jalan ringan
- Menemani istri ke dokter untuk memeriksakan kehamilannya
- Tidak membuat masalah dalam komunikasi
6. Diperoleh tidaknya dukungan suami tergantung dari :
- Keintiman hubungan
- Ada tidaknya komunikasi yang bermakna
- Ada tidaknya masalah atau kekhawatiran akan bayinya
7. Menurut penelitian di Indonesia, dukungan suami yang diharapkan istri:
- Suami sangat mendambakan bayi dalam kandungan istri
- Suami senang mendapat keturunan
- Suami menunjukkan kebahagian pada kehamilan ini
- Suami memperhatikan kesehatan istri yakni menanyakan keadaan istri/janin yang dikandung
- Suami tidak menyakiti istri
- Suami menghibur/ menenangkan ketika ada masalah yang dihadapi istri
- Suami menasihati istri agar istri tidak terlalu capek bekerja
- Suami membantu tugas istri
- Suami berdoa untuk kesehatan istrinya dan keselamatannya
- Suami menungu ketika istri melahirkan
- Suami menunggu ketika istri di operasi
Bentuk Dukungan dari Keluarga pada Ibu Hamil
Lingkungan keluarga yang harmonis ataupun lingkungan tempat tinggal yang kondusif sangat berpengaruh terhadap keadaan emosi ibu hamil. Wanita hamil sering kali mempunyai ketergantungan terhadap orang lain disekitarnya terutama pada ibu primigravida. Keluarga harus menjadi bagian dalam mempersiapkan pasangan menjadi orang tua.
Dukungan keluarga dapat berbentuk :
- Ayah – ibu kandung maupun mertua sangat mendukung kehamilan ini
- Ayah – ibu kandung maupun mertua sering berkunjung dalam periode ini
- Seluruh keluarga berdoa untuk keselamatan ibu dan bayi
- Adanya ritual adat istiadat yang memberikan arti tersendiri yang tidak boleh ditinggalkan.
Bentuk Dukungan dari Lingkungan pada Ibu Hamil
Dukungan lingkungan dapat berupa :
- Doa bersama untuk keselamatan ibu dan bayi dari ibu – ibu pengajian/ perkumpulan/ kegiatan yang berhubungan dengan sosial/ keagamaan
- Membicarakan dan menasehati tentang pengalamaan hamil dan melahirkan
- Adanya diantara mereka yang bersedia mengantarkan ibu untuk periksa
- Menunggui ibu ketika melahirkan
- Mereka dapat menjadi seperti saudara ibu hamil.
Sumber : Buku Keperawatan Ibu Hamil

