Bedah : kurang tidur,kurang makan, kurang mandi
Masuk bagian bedah itu sama dengan memasuki bagian yang paling memacu adrenalin dan menghambat serotonin. Setiap hari jantung harus berpacu cepat dan tubuh harus kuat saat pasien di ruang emergency dikonsulkan. Tak ada istilah tidur malam yang nyenyak di kasur empuk. Apalagi kalau jaga malam di igd, lantai koridor ruang gawat darurat pun menjadi tempat untuk beristirahat. Tidur sambil duduk bukan masalah. Bahkan aku pernah tidur sambil berdiri waktu mengikuti visit pasien dengan konsulen. Hwaa, benar-bemar melelahkan bagian yang satu ini. Sampai seorang kawan pernah menasehatiku.’Gak tidur liz?’ tanyanya saat dia masih melihatku online padahal sudah larut malam. ‘lagi puas2in online. Udah bceberapa hari gak ol selama di bedah’* ‘ liz, mending kamu tidur deh. Tidurlah mumpung lagi ada waktu untuk tidur. Makanlah selagi ada waktu untu makan. Dan mandilah selagi ada waktu.
Untuk mandi’ * ‘ maksudnya?’ * ‘ ya, karena selama dibedah kamu gak bisa lagi seperti dulu. Waktumu bukan milikmu. Jatah thdurmu sudah gak ada lagi. Begitu juga dengan waktu makan dan mandi. Beneran deh, percaya padaku. Kamu akan kehilangan duniamu. Gak sempat lagi makan, tidur mandi dan online.* ‘ semengerikan itukah?* ‘ iya. Sangat mengerikan. Tapi tidan semengeri yang kamu bayamgkan dan tidak sepemuhnya persis dengan yang saya jelaskam.
Sumber : http://angelviescha.blogspot.com

