022 2032522
0822 144 623 86
D38FBC35
tokoalkes.com
Menu

( pcs)
jmlBarangBerat (Kg)Total
keranjang anda kosong
0 0,00Rp 0
Selesai Belanja
Rp 25.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangTas Instrumen Perawat Dan Bidan
Harga Rp 25.000
Lihat Detail
Rp 273.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangAlligator Forceps (Klem Aligator) 25 cm
Harga Rp 273.000
Lihat Detail
Rp 482.000 510.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangTensimeter Digital Omron HEM 7120
Harga Rp 482.000 510.000
Anda HematRp 28.000 (5.49%)
Lihat Detail

Apakah Yang Dimaksud Indeks Glikemik

Thursday, May 29th 2014.

Dalam memilih makanan untuk dikonsumsi, penderita diabetes harus memperhatikan jenis karbohidrat yang terkandung dalam makanan tersebut. Ada jenis karbohidrat yang cepat diserap tubuh (sehingga kadar gula darah melonjak dan cepat terasa lapar lagi), ada juga karbohidrat yang lambat diserap (sehingga kadar glukosa darah lebih stabil dan terasa kenyang lebih lama).

Indeks glikemik adalah ukuran seberapa besar efek suatu makanan yang mengandung karbohidrat dalam meningkatkan kadar gula darah setelah dimakan, dibandingkan dengan glukosa atau roti putih. Makanan dengan indeks glikemik tinggi adalah makanan yang cepat dicerna dan diserap sehingga kadar gula darah akan meningkat dengan cepat secara signifikan. Makanan dengan indeks glikemik yang rendah mengalami pencernaan dan penyerapan yang lebih lambat sehingga peningkatan kadar glukosa dan insulin dalam darah akan terjadi secara perlahan-lahan.

Makanan dengan indeks glikemik rendah telah terbukti memperbaiki kadar glukosa dan lemak pada pasien-pasien diabetes melitus dan memperbaiki resistensi insulin. Selain itu, makanan dengan indeks glikemik rendah juga membantu mengontrol nafsu makan, memperlambat munculnya rasa lapar sehingga dapat membantu mengontrol berat badan pasien.

Indeks glikemik menunjukkan jenis karbohidrat yang terkandung dalam makanan, bukan jumlah karbohidrat. Peningkatan kadar gula darah dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu JUMLAH dan JENIS karbohidrat yang dikonsumsi. Pada sebagian besar orang, kadar glukosa darah lebih dipengaruhi oleh jumlah karbohidrat yang dikonsumsi. Namun, jenis karbohidrat juga berpengaruh terhadap gula darah. Jadi, strategi yang optimal adalah mengontrol kedua aspek tersebut, yaitu jumlah dan jenis karbohidrat yang dikonsumsi.

Efek dari indeks glikemik suatu makanan akan berubah jika dikonsumsi bersamaan dengan makanan lain. Maka, jika seseorang mengonsumsi makanan dengan indeks glikemik tinggi sebaiknya dikombinasikan dengan makanan dengan indeks glikemik rendah, sehingga menyeimbangkan efek terhadap kadar glukosa darah.

 

 

Sumber : http://diabetesmelitus.org

Produk terbaru

Rp 23.000 25.500
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangGunting Episiotomi 14 cm Renz
Harga Rp 23.000 25.500
Anda HematRp 2.500 (9.80%)
Lihat Detail
Rp 117.000 132.000
habis
Rp 14.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangPaper Tape Plester Medis Winner 2 Inchi
Harga Rp 14.000
Lihat Detail
Rp 51.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Kode076094
Nama BarangMicropore Plester Medis 2 Inchi
Harga Rp 51.000
Lihat Detail
Rp 177.000 216.000
habis
Rp 64.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Kode51003
Nama BarangJual NGT Silicon (Nasogastric tube) / Stomach Tube
Harga Rp 64.000
Lihat Detail