Info
Selamat Datang Di www.TokoAlkes.com
Layanan
Jual Alat Kesehatan dan Kedokteran Online
TokoAlkes.com
Toko Alat Kesehatan dan Kedokteran Online di Bandung
Kategori Produk
Pembayaran
Pengiriman
Order Sekarang » SMS : 0813 213 5555 1
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangAlat Bekam KangZhu Dus Biru isi 6
Harga Rp 56.500
Lihat Detail »
Order Sekarang » SMS : 0813 213 5555 1
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangMeja Periksa Ginekologi Pisah Besi BFG 014 - 002
Harga Rp 2.450.000
Lihat Detail »
Order Sekarang » SMS : 0813 213 5555 1
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangPean Bengkok / Rochester Pean Forcep CVD Renz 14 cm
Harga Rp 20.000
Lihat Detail »
Order Sekarang » SMS : 0813 213 5555 1
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangBed Screen Stainless Steel Double (2 Bidang)
Harga Rp 1.050.000
Lihat Detail »

Apakah Yang Dimaksud Dengan Skizofrenia ?

Sunday, April 20th 2014. Posted in Penyakit Kejiwaan

GILA!! itulah kata yang sering muncul di benak kita bila melihat atau mendengar tentang orang yang bertingkah laku aneh seperti bebicara sendiri, tertawa atau menangis tanpa sebab atau bercerita dan meyakini sesuatu di luar nalar manusia. Gila atau sinting adalah kata-kata yang mempunyai konotasi negatif dan merupakan stigma, yang selanjutnya membuat kita menghindari orang-orang yang kita anggap gila itu. Hal tersebut justru akan semakin memperburuk kondisi orang-orang dengan gangguan tersebut. Padahal dukungan dari keluarga dan masyarakat sangat diperlukan oleh mereka. Dukungan tersebut akan membantu proses penyembuhan pasien yang berupa pengendalian gejala dan pencegahan kekambuhan serta kembalinya kemampuan pasien melakukan aktivitas sehari-hari.

Masih sangat sedikit masyarakat yang mengerti betul apa sesungguhnya kondisi yang oleh masyarakat umum lebih dikenal dengan GILA itu. Sesungguhnya kondisi atau tingkah laku yang aneh tersebut adalah suatu gangguan yang di dalam dunia ilmu kedokteran jiwa disebut sebagai SKIZOFRENIA.

Skizofrenia berasal dari kata schism yang berarti perpecahan. Istilah tersebut pertama kali diperkenalkan oleh Eugene Bleuler untuk menjelaskan adanya perpecahan pikiran, emosi dan perilaku pada pasien dengan gangguan tersebut. Apa itu skizofrenia? Secara umum pasien-pasien dengan skizofrenia tidak mampu membedakan antara fantasi dengan realita.

Dikatakan mereka mengalami gangguan berat dalam kemampuan menilai realita. Berdasarkan Pedoman Penggolongan Diagnosis Gangguan Jiwa III, skizofrenia merupakan suatu gangguan jiwa yang ditandai oleh adanya penyimpangan yang fundamental dan karakteristik dari pikiran dan persepsi panca indera, disertai dengan adanya afek (ekspresi emosi) yang tidak wajar atau tumpul. Kesadaran pasien tetap jernih dan kemampuan intelektual biasanya tidak terganggu (walaupun dalam perkembangannya bisa terjadi kemunduran fungsi kognitif).

Menurut Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorder IV-Text Revision, gejala karakteristik dari skizofrenia berupa adanya:

  • Waham/delusi (keyakinan yang salah dan tidak bisa dikoreksi yang tidak sesuai dengan kenyataan, maupun kepercayaan, agama dan budaya pasien atau masyarakat umum).
  • Halusinasi (persepsi panca indera tanpa adanya rangsangan dari luar).
  • Pembicaraan kacau.
  • Perilaku kacau.
  • Gejala negatif (misal: berkurangnya kemampuan mengekspresikan emosi, kehilangan minat, penarikan diri dari pergaulan sosial).

Bila pada seseorang ditemukan 2 dari 5 gejala tersebut bisa dikatakan orang tersebut menderita skizofrenia.

Hingga kini para ahli belum dapat menjelaskan secara pasti apa penyebab skizofrenia.Namun mereka mengajukan beberapa teori yang dapat menjelaskan kemungkinan penyebab skizofrenia:

  • Teori neurotransmitter Di dalam otak manusia terdapat berbagai macam neurotransmitter, yaitu substansi/zat kimia yang bertugas menghantarkan impuls-impuls saraf. Ada beberapa neurotransmitter yang diduga berpengaruh terhadap timbulnya skizofrenia. Dua di antaranya yang paling jelas adalah neurotransmitter dopamine dan serotonin. Berdasarkan penelitian, pada pasien-pasien dengan skizofrenia ditemukan peningkatan kadar dopamine dan serotonin di otak secara relatif.
  • Teori genetik Diduga faktor genetik juga berpengaruh terhadap timbulnya skizofrenia. Walaupun demikian terbukti juga dari penelitian bahwa skizofrenia tidak diturunkan secara hukum Mendell (jika orang tua menderita skizofrenia, belum tentu anaknya akan menderita skizofrenia juga).

Siapa saja bisa terkena skizofrenia, tanpa memandang jenis kelamin, status sosial maupun tingkat pendidikan. Usia terbanyak berdasarkan statistik adalah 15-30 tahun, namun pada saat ini juga mulai dikenal skizofrenia pada anak (sekitar usia 8 tahun) dan late-onset skizofrenia (usia lebih dari 45 tahun).

Bila anggota keluarga menunjukkan perubahan sikap yang cukup mencolok, seperti menjadi lebih banyak mengurung diri di kamar, bermalas-malasan, melamun, tidak mau melakukan aktivitas yang biasa dilakukan (tidak mau bekerja, tidak mau sekolah), malas bicara, malas bergaul; tanpa sebab yang jelas maka kita harus lebih waspada. Berikanlah perhatian pada anggota keluarga tersebut dengan lebih banyak mengajak berbicara dan berusaha menyertakan dia dalam pekerjaan rumah tangga sehari-hari. Sangat baik jika sedini mungkin anggota keluarga dengan perubahan perilaku datang ke psikiater untuk konsultasi.

Jika kemudian muncul gejala lain seperti pembicaraan yang semakin tidak bisa dimengerti atau tidak sesuai dengan kenyataan, curiga berlebihan, marah-marah tanpa sebab yang relevan, berpenampilan, bersikap dan berperilaku aneh (berbicara dan tertawa sendiri, mengumpulkan barang bekas) apalagi sampai melakukan tindakan yang membahayakan diri sendiri dan orang lain (percobaan bunuh diri, mengancam membunuh orang); maka segeralah konsultasikan ke psikiater agar dapat ditangani dengan tepat.

Mengurung, memasung atau menyingkirkan orang dengan skizofrenia hanya akan memperburuk kondisi mereka. Pasien skizofrenia perlu mengkonsumsi obat dalam jangka panjang, tidak berbeda seperti pada pasien-pasien darah tinggi (hipertensi) atau kencing manis (diabetes mellitus).

Keteraturan minum obat sangat penting untuk mengendalikan gejala dan mencegah kekambuhan. Berdasarkan hal-hal tersebut maka dukungan keluarga dan masyarakat terhadap pasien-pasien skizofrenia menjadi hal yang sangat penting dalam proses penyembuhan selain obat-obatan dan terapi psikologi yang diberikan oleh dokter.

Contoh kasus skizofrenia yang paling terkenal adalah Profesor John Nash, yang bisa kita lihat kisahnya dalam film Beautiful Mind. Kisah nyata seorang profesor yang meraih penghargaan nobel untuk teorinya yang luar biasa. Profesor Nash didiagnosis sebagai pasien skizofrenia. Selama bertahun-tahun ia mengalami halusinasi dan melakukan hal-hal yang tidak masuk akal. Namun dengan perawatan yang baik, pengobatan yang teratur dan dukungan dari keluarga, ia mampu mengatasi semua itu dan kembali ke pekerjaan rutinnya bahkan sampai meraih hadiah nobel.

Maka tidak ada alasan bagi kita untuk menghindari orang-orang dengan skizofrenia. Selain mereka sama seperti kita adalah seorang manusia, mereka justru butuh dukungan kita untuk dapat mengatasi permasalahan dan keluar dari fantasinya. Dukungan masyarakat dapat membantu orang-orang dengan skizofrenia kembali mampu membedakan antara fantasi dan realita, kembali kepada kemampuan sosialnya, dan kembali dapat menikmati dunia ini sama seperti kita.

Daftar Rujukan

  1. Sadock B.J, Sadock V.A. Schizophrenia in Synopsis of Psychiatry. 9th edition. Lippincott Williams and Wilkins. Philadhelpia, 2003: 484-486, 497-500.
  2. Depkes RI. Pedoman Penggolongan dan Diagnosis Gangguan Jiwa III, Jakarta; 1991.
  3. Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorder-text revision. 4th edition. American Psychiatric Association. Washington, 2000.

 

Sumber : http://www.tanyadok.com

Order Sekarang » SMS : 0813 213 5555 1
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangHamer Reflek Segitiga GENERAL CARE
Harga Rp 18.000
Lihat Detail »
Order Sekarang » SMS : 0813 213 5555 1
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangBlue Light (Phototherapy Unit) BFG 091-001
Harga Rp 8.000.000
Lihat Detail »
Order Sekarang » SMS : 0813 213 5555 1
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangGunting Operasi Tajam Tajam Lurus Renz 20 cm
Harga Rp 39.000
Lihat Detail »
Rp 48.000
Order Sekarang » SMS : 0813 213 5555 1
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangJarum Bekam Sammora
Harga Rp 48.000
Lihat Detail »
habis
Rp 120.000
habis
Order Sekarang » SMS : 0813 213 5555 1
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangMasker N95 OneMed
Harga Rp 120.000
Lihat Detail »
Order Sekarang » SMS : 0813 213 5555 1
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangTempat Tidur Rumah Sakit 2 Crank BFG 011 – 001
Harga Rp 6.578.000
Lihat Detail »
Order Sekarang » SMS : 0813 213 5555 1
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangGunting Operasi Tajam - Tajam Lurus Renz 14 cm
Harga Rp 12.000
Lihat Detail »
Order Sekarang » SMS : 0813 213 5555 1
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangTrolley Instrumen stainless 2 Tahap BFG 081-001
Harga Rp 1.794.000
Lihat Detail »
Shopping Cart
Jumlah = pcs
Lihat Keranjang
Jumlah Nama Barang Berat (kg) Total
0 0,00 Kg Rp 0
keranjang anda kosong
Produk Terlaris
Produk Terbaru
Customer Service
CS 1
Artikel Kesehatan
  • Alat Bantu Pasien (4)
  • Alat Diagnostik (7)
  • Alat Suntik (7)
  • Alkohol Swab (2)
  • Artikel Kesehatan Umum (77)
  • Bekam (8)
  • Benang Operasi (1)
  • Bisnis klinik dan Praktek Dokter (5)
  • Colostomy (4)
  • Diabetes Melitus (28)
  • Disposible (5)
  • Elektromedik (2)
  • Ginjal dan Urologi (10)
  • Gunting Operasi (8)
  • Hamil Melahirkan Menyusui (86)
  • Hipertensi (14)
  • HIV / AIDS (9)
  • Info Alat Kesehatan (7)
  • Instrumen Operasi (10)
  • Kebidanan (16)
  • Kepala (4)
  • Kesehatan Anak (69)
  • Kesehatan Kulit (41)
  • Kesehatan Lingkungan (6)
  • Kesehatan Mata (18)
  • Kesehatan Pencernaan (7)
  • Kesehatan Tulang (20)
  • Kesehatan Wanita (23)
  • Klem operasi (11)
  • Kontrasepsi (4)
  • Laboratorium (1)
  • Lansia (5)
  • Masker (3)
  • Olah Raga (2)
  • Otak Dan Saraf (4)
  • Paru Dan Saluran Pernapasan (2)
  • Penyakit Infeksi (17)
  • Penyakit Jantung (8)
  • Penyakit Kanker (3)
  • Penyakit Kejiwaan (19)
  • Penyakit Keturunan (5)
  • Penyakit Liver (2)
  • Penyakit Menular Seksual (39)
  • Penyakit Stroke (12)
  • Rapid Test (19)
  • Sarung Tangan (6)
  • Seksualitas (11)
  • Stethoscope (5)
  • Tensimeter (7)
  • Termometer (6)
  • THT Dan Gigi Mulut (45)
  • Trauma (1)