082214462386
0822 144 623 86
Customer service
Menu

( pcs)
jmlBarangBerat (Kg)Total
keranjang anda kosong
0 0,00Rp 0
Selesai Belanja
Rp 15.000
Order Sekarang » SMS : 082214462386
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangObjek glass Atau Object Glass (Microscope Slide)
Harga Rp 15.000
Lihat Detail
Rp 48.000 59.000
Order Sekarang » SMS : 082214462386
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangHB Sahli HARENZ (Haemometer)
Harga Rp 48.000 59.000
Anda HematRp 11.000 (18.64%)
Lihat Detail
Rp 40.000
Order Sekarang » SMS : 082214462386
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangUterine Dressing Forcep Marwa 25 cm
Harga Rp 40.000
Lihat Detail

Agent Penyakit Malaria

Sunday, October 12th 2014.

Oleh : Bidan Sulistia

Penyakit malaria adalah penyakit yang disebabkan oleh parasit dari genus Plasmodium yang termasuk golongan protozoa melalui perantaraan tusukan (gigitan) nyamuk Anopheles spp.

Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki endemisitas tinggi. Malaria maupun penyakit yang menyerupai malaria telah diketahui ada selama lebih dari 4.000 tahun yang lalu. Malaria dikenal secara luas di daerah Yunani pada abad ke-4 SM dan dipercaya sebagai penyebab utama berkurangnya penduduk kota.

Penyakit malaria sudah dikenal sejak tahun 1753, tetapi baru ditemukan parasit dalam darah oleh Alphonse Laxeran tahun 1880. Untuk mewarnai parasit, pada tahun 1883 Marchiafava menggunakan metilen biru sehingga morfologi parasit ini lebih mudah dipelajari.

Siklus hidup plasmodium di dalam tubuh nyamuk dipelajari oleh Ross dan Binagmi pada tahun 1898 dan kemudian pada tahun 1900 oleh Patrick Manson dapat dibuktikan bahwa nyamuk adalah vektor penular malaria.

Pada tahun 1890 Giovanni Batista Grassi dan Raimondo Feletti adalah dua peneliti Italia yang pertama kali memberi nama dua parasit penyebab malaria pada manusia, yaitu Plasmodium vivax dan Plasmodium malariae. Pada tahun 1897 seorang Amerika bernama William H. Welch memberi nama parasit penyebab malaria tertiana sebagai Plasmodium falciparum dan pada 1922 John William Watson Stephens menguraikan nama parasit malaria keempat, yaitu Plasmodium ovale.

Penyakit malaria hingga kini masih merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat dunia yang utama. Malaria menyebar di berbagai negara, terutama di kawasan Asia, Afrika,dan Amerika Latin. Di berbagai negara, malaria bukan hanya permasalahan kesehatan semata. Malaria telah menjadi masalah sosial-ekonomi, seperti kerugian ekonomi, kemiskinan dan keterbelakangan.

Agent penyakit malaria adalah genus plasmodia, family plasmodiidae, dan order Coccidiidae. Ada empat jenis parasit malaria, yaitu:

  1. Plasmodium falciparum. Menyebabkan malaria falciparum atau malaria tertiana yang maligna (ganas) atau dikenal dengan nama lain sebagai malaria tropika yang menyebabkan demam setiap hari.
  2. P. Vivax. Menyebabkan malaria vivax atau disebut juga malaria tertiana benigna (jinak).
  3. P. Malariae. Menyebabkan malaria kuartana atau malaria malariae.
  4. P. Ovale. Jenis ini jarang sekali dijumpai, umumnya banyak di Afrika dan Pasifik Barat, menyebabkan malaria ovale.

Seorang penderita dapat dihinggapi oleh lebih dari satu jenis plasmodium. Infeksi demikian disebut infeksi campuran (mixed infection). Biasanya paling banyak dua jenis parasit, yakni campuran antara P. falciparum dengan P. vivax atau P. malariae. Kadang-kadang dijumpai tiga jenis parasit sekaligus, meskipun hal ini jarang sekali terjadi. Infeksi campuran biasanya terdapat di daerah yang tinggi angka penularannya.

Masa inkubasi malaria atau waktu antara gigitan nyamuk dan munculnya gejala klinis sekitar 7-14 hari untuk P. falciparum, 8-14 hari untuk P. vivax dan P. ovale, dan 7-30 hari untuk P. malariae. Masa inkubasi ini dapat memanjang antara 8-10 bulan terutama pada beberapa strain P. vivax di daerah tropis.

Pada infeksi melalui transfusi darah, masa inkubasi tergantung pada jumlah parasit yang masuk dan biasanya singkat tetapi mungkin sampai 2 bulan. Dosis pengobatan yang tidak adekuat seperti pemberian profilaksis yang tidak tepat dapat menyebabkan memanjangnya masa inkubasi. P. falciparum, salah satu organisme penyebab malaria, merupakan jenis yang paling berbahaya dibandingkan dengan jenis plasmodium lain yang menginfeksi manusia, yaitu P. vivax, P. malariae, dan P. ovale.

Saat ini, P. falciparum merupakan salah satu spesies penyebab malaria yang paling banyak diteliti. Hal tersebut karena spesies ini banyak menyebabkan angka kesakitan dan kematian pada manusia.

Alat Tes Malaria bisa didapatkan di TokoAlkes Jl. Pasir kaliki no. 239B (depan RSHS), atau bisa menghubungi telp 0851 0117 9366 SMS : 0822 144 623 86, BBM : 7F8B61CD, WA : 0822 144 623 86.

 

Sumber :

  • Buku Parasitologi Kedokteran

Produk terbaru

Rp 63.500 70.000
habis
Rp 434.000
Order Sekarang » SMS : 082214462386
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangKorset Lumbar Hard Prothese SPO
Harga Rp 434.000
Lihat Detail
Rp 20.500 25.000
Order Sekarang » SMS : 082214462386
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangKocher Bengkok Renz 14 cm
Harga Rp 20.500 25.000
Anda HematRp 4.500 (18.00%)
Lihat Detail
Rp 175.000
Order Sekarang » SMS : 082214462386
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangBaju Jaga OKA / Operasi
Harga Rp 175.000
Lihat Detail
Rp 4.000
Order Sekarang » SMS : 082214462386
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangKondom Kateter / Condom Catheter Uk S
Harga Rp 4.000
Lihat Detail
Rp 21.000 25.000
Order Sekarang » SMS : 082214462386
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangPinset Anatomis 18 cm (Anatomical Forceps) RENZ
Harga Rp 21.000 25.000
Anda HematRp 4.000 (16.00%)
Lihat Detail