0851 0117 9366 / 022 2032522
0822 144 623 86 / 08112 2345 05
29EAB6F3
tokoalkes.com
Menu

( pcs)
jmlBarangBerat (Kg)Total
keranjang anda kosong
0 0,00Rp 0
Selesai Belanja
Rp 49.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangJarum Bekam Sammora Isi 100
Harga Rp 49.000
Lihat Detail
Rp 1.200.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangKursi Roda Spirit
Harga Rp 1.200.000
Lihat Detail
Rp 161.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangAlat Bekam KangZhu Dus Biru Isi 12
Harga Rp 161.000
Lihat Detail
Rp 1.036.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangIUD KIT (Intra Uterine Device) Kit Std Renz
Harga Rp 1.036.000
Lihat Detail

Kejang menurut Kedokteran

Monday, February 1st 2016.

Kejang menurut kedokteran adalah masalah neurologic yang relatif di jumpai. Diperkirakan bahwa 1 dari 10 orang akan mengalami kejang suatu saat selama hidup mereka. Kejadian kejang menurut kedokteran pada manusia terjadi pada dua puncak usia yaitu pada decade pertama kehidupan dan setelah usia 60 tahun. Kejang menurut kedokteran terjadi akibat lepasnya muatan paroksismal yang berlebihan dari suatu populasi neuron yang mudah terpicu sehingga dapat menganggu dari fungsi otak. Namun kejang juga dapat terjadi di jaringan otak normal di bawah kondisi patologik tertentu seperti perubahan keseimbangan asam basa atau elektrolit.

 

kejang

kejang pada anak

Kejang sendiri jika berlangsung singkat jarang menimbulkan kerusakan. Tetapi, kejang dapat merupakan manifestasi dari suatu penyakit mendasar yang membahayakan seperi gangguan metabolism, infeksi intrakranium, gejala putus obat, intoksikasi obat, ensefalopati hipertensi, tetanus dan sebagainya. Kejang dapat terjadi hanya sekali atau berulang.1 Data mengenai insidensi kejang agak sulit diketahui. Diperkirakan bahwa 10% orang akan mengalami paling sedikit satu kali kejang selama hidup mereka. Menurut data epidemiologi bahwa kejadian laki-laki dilaporkan lebih sering mengalami kejang daripada perempuan.

 

Patofisiologi Kejang menurut Kedokteran

Kejang terjadi akibat lepasnya muatan paroksismal yang berlebihan dari sebuah fokus kejang atau dari jaringan normal yang terganggu akibat dari keadaan patologis. Aktivitas kejang bergantung pada lokasi lepas muatan yang berlebihan di otak. Lesi di otak pun dapat memicu kejang seperti lesi di otak tengah, thalamus dan korteks serebrumm yang kemungkinan besar bersifat epileptogenic, sedangkan lesi di serebelum dan batang otak pada umumnya tidak memicu kejadian kejang.4 Kejadian kejang patofisiologinya sebagai berikut

  • Instabilitas membrane sel saraf sehingga sel lebih mudah mengalami pengaktifan,
  • Aktivasi tersebut membuat neuron-neuron lebih hipersensitif dengan ambang untuk melepaskan muatan sehingga muatan menurun dan apabila terpicu akan melepaskan muatan secara berlebihan.
  • Pelepasan dari muatan akan menyebabkan terjadinya kelainan polarisasi yang disebabkan oleh kelebihan asetilkolin atau defisiensi GABA (Gama-Amino-Butirat Acid).
  • Terjadinya ketidakseimbangan ion yang mengubah keseimbangan asam basa atau elektrolit yang akan menganggu kimiwai neuron sehingga terjadi kelainan pada depolarisasi neuron. Gangguan keseimbangan tersebut akan menyebabkan peningkatan berlebihan neurotransmitter eksitatorik atau deplesi neurotransmitter inhibitorik.

Perubahan-perubahan metabolic yang terjadi selama dan setelah kejang disebabkan oleh meningkatnya kebutuhan energy akibat hiperaktvitas neuron. Selama kejang terjadinya peningkatan kebutuhan metabolic secara drastic. Pelepasan muatan listrik sel-sel saraf motoric meningkat diperkirakan 1000/detik. Aliran di daerah otak, proses pernapasan dan glikolisis jaringan pun meningkat. Asetilkolin dapat ditemukan di cairan serebrospinalis selama dan setelah kejadian kejang. Pada kejadiaan kejang diduga besar terjadinya deplesi asam glutamate selama aktivitas kejang.

Tata Laksana Kejang menurut Kedokteran

Pemberian tata laksana pada pasien demam harus disesuaikan dengan pasien secara individual karena jenisnya beragam dan bedanya penyebab kejang serta perbedaan dalam efektivitas dan toksititas obat. Apabila penyebab kejang disebabkan oleh gangguan metabolism seperti ketidak seimbangan glukosa atau elektrolit serum maka terapi ditujukan untuk memulihkan gangguan metabolism dan mencegah kekambuan.. Perlu di ingat bahwa tidak semua pasien kejang memerlukan terapi obat dan pemilihan pemaaian obat didasarkan oleh berbagai factor, namun tata laksana terhadap kejang tersebut sangat penting di lakukan apabila kejang berlangsung sering, kronik, berat , berkepanjangan dan dimulai pada usia muda yang berhubungan dengan stagnansi perkembangan individu tersebut, penurunan kognitif dan intelektual, diskriminasi, cedera induced kejang dan menganggu aktivitas pasien. Tata laksana terhadap kejang/epilepsy dilakukan melalui :

1. Tata laksana spesifik untuk etiologi seperti agen metabolik dan agen infeksius,

2. Obat-obat antiepilepsi berupa:

Berikut merupakan obat pada kejang generalisasi tonik klonik dan parsial :

  1. Lini pertama diberikan karbamazepin dan valproate,
  2. Lini kedua diberikan topiramat, lamotrigine, gabapentin, etosuksimid, primidone, fenobarbital, fenitoin, tiagabin, zonisamid dan levitirasetam.

Berikut merupakan obat pada kejang absence , tipe obat ini menghambat thalamic Ca2+ T-type current berupa :

  1. Lini pertama diberikan etosuksimid, asam valproate, lamotrigine.
  2. Lini kedua diberikan diet ketogenic, klonazepam, asetozolamid.

3. Pembedahan

4. Terapi antiepilepsi tambahan berupa pemberian ketogenic dan hormone.

 

 

 

Oleh : dr. M. Sobri

Sumber :

  • dari berbagai sumber

 

Incoming search terms:

  • ginkgotoxin induced kejang
  • nama obat kejang menurut dokter indonesia

Produk terbaru

Rp 143.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangUji HEPATITIS BsAg Rapid Test
Harga Rp 143.000
Lihat Detail
Rp 17.500
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangLinex Kayu Onemed
Harga Rp 17.500
Lihat Detail
Rp 70.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangGunting Operasi Tajam Tumpul Bengkok Renz 20 cm
Harga Rp 70.000
Lihat Detail
Rp 50.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangProject 3cc Disposible Spuit (Alat Suntik Sekali Pakai 3 cc)
Harga Rp 50.000
Lihat Detail
Rp 490.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangAlat Tes Gula Darah Gluco DR
Harga Rp 490.000
Lihat Detail
Rp 121.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeLBR
Nama BarangSarung Tangan Nitrile SemperCare
Harga Rp 121.000
Lihat Detail
Rp 21.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangPean Lurus (Rochester Pean Forcep Stright) RENZ 14 cm
Harga Rp 21.000
Lihat Detail
Rp 1.036.800
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangRapid Test Demam Berdarah Uji Dengue
Harga Rp 1.036.800
Lihat Detail